Rabu, 02 Oktober 2019 18:31 WITA

Gerak Cepat DP3A Sulsel Sikapi Pengungsi Wamena

Penulis: Yuniastika Datu
Editor: Adil Patawai Anar
Gerak Cepat DP3A Sulsel Sikapi Pengungsi Wamena

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulsel, Ilham Gazaling tanggap cepat untuk memberikan pelayanan kepada sejumlah anak-anak yang menjadi korban merusuhan di Wamena yang diungsikan ke Sulawesi Selatan. 

Merespon cepat kedatangan para pengungsi tersebut, pagi radio Ilham Gazaling mengirim
pejabat dan staf ke Bandara Lanud Hasanuddin untuk melihat kondisi dan memastikan jumlah anak yang diungsikan ini. 

Sejumlah pejabat yang dikirim diantaranya Kepala Seksi Perlindungan Khusus Anak Patriani, dan Kepala Seksi Kerjasama dan Informasi UPTPPA Aida, Dan Kepala Seksi Pemenuhan hak Anak Andi Nurseha. 

Ketiganya langsung meluncur ke lanud untuk memperoleh data akurat terkait jumlah pengungsi secara rinci dan memantau kebutuhan para pengungsi. 

"Berdasarkan laporan dari Tim yang kita kirim jumlah anak sebanyak 18 orang,  laki-laki 9 orang dan 9 perempuan. Usia balita 13  orang dan 5 orang berusia di atas 5 tahun. Sebagian dari anak-anak diserahkan kepada keluarganya, dan Alhamdullilah anak-anak semua didampingi orang tuanya, mereka sementara ini butuh istrahat, " tutur Ilham. 

Gerak Cepat DP3A Sulsel Sikapi Pengungsi Wamena

Loading...

Sekadar diketahui sejumlah pengungsi diarahkan ke Asrama Haji untuk penampungan sementara, Gubernur Sulsel juga langsung menyambut kedatangan mereka. 

Kadis P3A memfokuskan pada layanan kebutuhan psikologis dan konseling bagi para pengungsi, khususnya anak-anak. 

Menurutnya, melepaskan anak-anak dari traumatik menjadi pekerjaan sangat  penting dan tidak kalah pentingnya memberikan bantuan sandang, pangan,  maupun penampungan sementara. 

"Kami akan terus mendampingi korban kerusuhan bersama tim layanan UPT P2TP2A dan bidang pemenuhan hak dan perlindungan anak, " ungkapnya. 

"Penanganan anak dalam situasi khusus, menjadi salah satu tugas dan tanggungjawab pemerintah daerah. Dan DP3A melakukan penanganan bersama instansi dan para pihak terkait lainnya, " pungkasnya.

Loading...
Loading...