Selasa, 01 Oktober 2019 15:33 WITA

China Luncurkan Rudal Nuklir Terbaru, Bisa Capai Amerika Dalam 30 Menit

Editor: Andi Chaerul Fadli
China Luncurkan Rudal Nuklir Terbaru, Bisa Capai Amerika Dalam 30 Menit

RAKYATKU.COM - China meluncurkan senjata super nuklir barunya selama parade militer terbesar negara komunis itu. Senjata monster itu dipamerkan di Lapangan Tiananmen untuk perayaan ulang tahun ke-70 Cina di Beijing.

Diyakini Dongfeng-41 adalah rudal balistik antarbenua 7,600 mph yang dapat mencapai AS dalam waktu 30 menit dan memiliki jangkauan 15.000 km, dikutip dari Daily Star, Selasa (1/10/2019).

Analis juga percaya rudal itu dapat terbang hingga 25 kali kecepatan suara dengan 10 hulu ledak terpisah yang dapat menyerang target yang berbeda di daratan.

Rudal berujung nuklir AS sendiri jatuh beberapa ribu km dari itu. Ini berarti bahwa ia dapat memiliki jangkauan rudal nuklir terpanjang di dunia.

Nuklir besar itu digunakan oleh Presiden Cina Xi Jinping sebagai pernyataan untuk mengatakan bahwa tidak ada negara yang dapat menghentikan pawai negara adidaya ke depan.

Ini juga dapat dilihat sebagai langkah besar kekuatan oleh Beijing dan pesan yang jelas kepada Presiden AS Donald Trump bahwa sinyal kedua negara tidak jauh berbeda dalam hal kekuatan militer.

Loading...

Parade, yang merupakan yang terbesar dalam sejarah Tiongkok, termasuk sekitar 15.000 tentara, lebih dari 160 jet dan 580 peralatan militer menurut juru bicara Kementerian Pertahanan, Mayor Jenderal Cai Zhuijun.

Dia menambahkan bahwa banyak senjata yang sebelumnya tidak terlihat akan "diperlihatkan untuk pertama kalinya".

Selain rudal Dongfeng-41, drone baru, kapal selam robot, dan rudal hipersonik semuanya akan ditampilkan.

Cina merayakan fondasi negara ketika Partai Komunis berkuasa pada tahun 1949 setelah menghancurkan Partai Nasionalis selama perang saudara yang pahit.

Menjelang perayaan, Presiden Xi mengatakan penyatuan dengan negara kepulauan Taiwan, yang disingkirkan kaum nasionalis, adalah "tren yang tak terhindarkan".

Tags
Loading...
Loading...