Senin, 30 September 2019 08:00 WITA

OPM Akui Bantai 2 Tukang Ojek, Pertemuan Tertutup Permadi untuk Lengserkan Jokowi

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
OPM Akui Bantai 2 Tukang Ojek, Pertemuan Tertutup Permadi untuk Lengserkan Jokowi

RAKYATKU.COM - Berita seorang pria mengirimi wanita transgender bernama Faye Kinley sebuah foto penisnya melalui Facebook paling banyak dibaca.

Selain itu, isu Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang mengakui sebagai pihak yang bertanggung jawab, atas penembakan dua tukang ojek di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, juga banyak dibaca

Berikut tiga berita populer Rakyatku.com pada Minggu (29/9/2019) kemarin

1. Dikirimi Foto Penis, Wanita Transgender Ini Balas Kirim dengan yang Lebih Besar

Seorang pria mengirimi wanita transgender bernama Faye Kinley sebuah foto penisnya melalui Facebook. Faye yang agak jengkel membalasnya dengan mengirim satu foto penis miliknya yang ternyata lebih besar.

Faye lahir sebagai seorang laki-laki, namun sedang dalam masa transisi untuk menjadi perempuan. Meski demikian, dia masih memiliki penisnya, dikutip dari Daily Star, Minggu (29/9/2019).

Pada suatu hari, seorang pria dengan percaya diri mengirimkan Faye sebuah pesan di Facebook. Pesan itu berisi gambar penis pria tersebut dengan pesan; "Hei gadis, kamu sangat seksi."

Faye kemudian mengirim balasannya dengan nakal.  “Apa-apaan ini? Mengapa Anda mengirimi saya itu? Saya memblokir nomor Anda sekarang. Sampai jumpa," tulis pria itu. Selengkapnya baca di sini.

2. OPM Akui Bantai 2 Tukang Ojek, Warganet: "Untung Presiden Kita Bodoh"

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), mengakui sebagai pihak yang bertanggung jawab, atas penembakan dua tukang ojek di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

Pengakuan itu diungkap Jubir TPNPB-OPM, Sebby Sambom, dalam sebuah video youtube. Video tersebut juga disebar akun fanpage TPNPBNews.

Loading...

Menurut Sebby, penembakan tersebut terjadi pada Kamis, 26 September 2019. Tukang ojek itu kata Sebby, sudah lama diincar. Pasalnya, berdasarkan investigasi, mereka adalah intelijen rahasia militer Indonesia.

Atas pembunuhan tersebut,  beberapa warganet mengirimkan komentar. Termasuk salah seorang warganet yang mengirim foto satu keluarga dari Enrekang yang tewas dibantai di Wamena. "Memang kalian iblis," tulis warganet tersebut menyertai foto.

Seorang warganet lainnya menulis di kolom komentar. "Untung presiden kita bodoh..kalo gak bodoh udah habis OPM kena balasan.. tapi pemimpin sekarang mana dia peduli. Nyawa orang udah banyak melayang. Tapi dia asik naik sepeda. Seperti gak punya beban pikiran." Selengkapnya baca di sini.

3. Pertemuan Tertutup Permadi untuk Lengserkan Jokowi, Golkar: Parasit Demokrasi

Politikus Partai Gerindra, Permadi, menggelar pertemuan tertutup dengan purnawirawan TNI Soenarko dan Al Khaththath untuk menyusun gerakan pelengseran Jokowi. 

Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, angkat bicara soal itu. "Saya heran ya dengan orang-orang ini. Mereka ini parasit demokrasi. Mereka seharusnya menghormati pilihan rakyat yang telah memilih Jokowi-Kiai Ma'ruf sebagai Capres dan Cawapres terpilih," kata Ace, Minggu (29/9/2019).

Ace menyebut Permadi dan kawan-kawan merupakan penumpang gelap dari aksi mahasiswa yang menolak UU KPK dan sejumlah RUU kontroversial. 

"Orang-orang ini menjadi penumpang gelap dari kemurnian aksi mahasiswa. Tak sepantasnya mereka ini menunggangi gerakan mahasiswa yang lebih mengedepankan gerakan moral, bukan gerakan politik yang mereka agendakan," tuturnya. Selengkapnya baca di sini.


 

Loading...
Loading...