Minggu, 29 September 2019 20:14 WITA

Indonesia-Malaysia Rebutan Pakaian Adat Dayak, Warganet Malaysia: Klaim Juga Dong Kabut Asapnya

Editor: Mays
Indonesia-Malaysia Rebutan Pakaian Adat Dayak, Warganet Malaysia: Klaim Juga Dong Kabut Asapnya
Pakaian adat Dayak.

RAKYATKU.COM, MALAYSIA - Malaysia dan Indonesia. Dua negara bertetangga, baik dari segi lokasi maupun beberapa aspek budaya.

Kedekatan budaya itu, membuat kedua negara sering saling klaim sebagai pemilik. Kedua negara itu pernah memperebutkan status pemilik "Nasi Goreng".

Namun kali ini, pertarungan lama tidak terjadi di atas satu hidangan atau yang lain, tetapi kostum nasional.

Mister Global Malaysia, Chris Chan mengenakan kostum Dayak yang menakjubkan di kontes Mister Global 2019 di Bangkok, Thailand baru-baru ini. 

Foto-foto pers resmi dari kostum tersebut, dibagikan di halaman Facebook Missosology - Male Pageants, di mana bagian komentar meledak dengan komentar dari warganet Indonesia, yang mengklaim bahwa itu kostum Dayak yang berasal dari Indonesia.

Tentu saja, bolak-balik telah sengit, dengan lebih dari 2.700 komentar sejauh ini, dengan banyak orang Indonesia mengklaim bahwa sejak Kalimantan berbatasan dengan Sabah dan Sarawak, kostum tradisional Dayak memang Indonesia. 

loading...

Yang lain mengecam Malaysia, karena mengklaim budaya Dayak sebagai milik mereka. Ada warganet Malaysia balas menuntut, agar orang Indonesia mengklaim kabut asap mereka.

"Mohon klaim jerebunya (kabut asap) sekali ya?" ujar salah seorang warganet asal Malaysia.

Indonesia-Malaysia Rebutan Pakaian Adat Dayak, Warganet Malaysia: Klaim Juga Dong Kabut Asapnya

Sayangnya untuk warganet yang bertarung, Mister Global Korea, Kim Jongwoo, membawa pulang hadiah utama. 

Tidak ada pemenang nyata di bagian komentar pada akhirnya, meskipun Sarawak pasti menang karena kostum Dayak itu api.

Loading...
Loading...