Rabu, 25 September 2019 23:59 WITA

Massa Ajak TNI Ikut Barisan Pengunjuk Rasa, Kapuspen Bilang Panglima Tidak Berkenan

Editor: Abu Asyraf
Massa Ajak TNI Ikut Barisan Pengunjuk Rasa, Kapuspen Bilang Panglima Tidak Berkenan
Mantan KSAL, Laksamana (Purn) Slamet Subianto ikut mengawal jalannya aksi di dekat mabes TNI di Cilangkap.

RAKYATKU.COM - Kericuhan yang terjadi di mana-mana membuat massa meminta TNI turun tangan.

Sekelompok massa mendatangi Mabes TNI di Cilangkap, Rabu (25/9/2019). Mereka berharap bisa bertemu Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto. 

Namun, niat itu tak kesampaian. Kapuspen TNI, Mayjen Sisriadi memastikan bahwa panglima tidak bersedia bertemu dengan pengunjuk rasa.

"Panglima nggak ada, panglima juga nggak akan berkenan," ujar Sisriadi seperti dikutip dari Detikcom.

Menurutnya, TNI tidak akan ikut-ikutan mengenai isu yang tengah digelorakan oleh aliansi mahasiswa terkait RUU kontroversial.

"Kalau panglima ada pun juga tidak akan ditemui. Panglima nggak urusan politik," tegasnya.

Kelompok massa yang mendatangi mabes Cilangkap berasal dari sejumlah universitas di wilayah Bandung Raya, Jawa Barat. Mereka berharap bisa beraudiensi dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

loading...

"Kita tetap di sini insyaallah sampai kita bisa masuk, bertemu dengan pimpinan TNI, panglima dan mengajak untuk turun langsung. Kita mau beraudiensi dan mengajak TNI turun," ungkap juru bicara aksi, Ade Hilmi.

Dia mengatakan massa akan mengajak TNI untuk melindungi aksi-aksi mahasiswa. Juga mengajak TNI untuk melindungi mahasiswa yang sedang menegakkan Pancasila.

"Dalam sapta marga TNI dan sumpah prajurit ada poin-poin menjaga dan menegakkan nilai-nilai Pancasila," sambungnya.

Dia menyesalkan ada banyak mahasiswa yang jadi korban saat terjadi bentrok dengan aparat. Karena itu, mereka berharap nantinya TNI bisa bergabung mengawal aksi mahasiswa.

Dalam video yang beredar, seorang purnawirawan jenderal TNI, Laksamana (Purn) Slamet Subianto ikut mengawal jalannya aksi. Dia adalah KSAL pada periode Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

Loading...
Loading...