Minggu, 22 September 2019 18:33 WITA

Gelora Siap Uji Pengaruh di Pilwalkot Makassar 2020

Editor: Abu Asyraf
Gelora Siap Uji Pengaruh di Pilwalkot Makassar 2020
Gelora Makassar menggelar konsolidasi di di RM Cobek-Cobek Desa, Minggu (22/9/2019).

RAKYATKU.COM - Seperti beberapa partai baru yang telah sukses, Gelombang Rakyat (Gelora) juga akan menguji kekuatan dan pengaruhnya di pilkada.

Gelora Makassar siap ikut main di Pilkada Makassar 2020. Mereka menggelar konsolidasi penguatan struktur kecamatan yang dihadiri 15 Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-Makassar, Minggu siang (22/9/2019).

Acara yang digelar di RM Cobek-Cobek Desa, Makassar ini, bagian dari persiapan menuju Pilkada 2020.

Inisiator Gelora Makassar, Hasan Hamido mengatakan, Gelora Makassar ingin menjadi contoh bagi pengurus daerah lain.

Gelora belum bisa menjadi pengusung tetapi siap turut andil memberikan sumbangsih sebagai pendukung. Sekaligus ajang unjuk kekuatan struktur dan kader.

"Kita sekali lagi ingin mempersiapkan diri, karena santer terdekar kabar bahwa Gelora ini tidak lama lagi akan launching, deklarasi. Di 2020 kita juga ingin bergelut di perhelatan politik Kota Makassar," ujar mantan ketua DPD PKS Makassar itu.

Selain Hasan Hamido, turut pula hadir Irwan ST mantan anggota DPRD Makassar asal PKS, yang juga inisiator Gelora Sulawesi Selatan.

Loading...

Irwan menyampaikan alasan Partai Gelora berdiri. Indonesia, kata dia, sudah melewati dua gelombang. Pertama, sebelum menjadi Indonesia. Kedua, setelah menjadi negara.

Semua perubahan yang terjadi di negeri ini ada gelombangnya.

"Indonesia kalau tidak ada tujuan (yang jelas), akan terus terjadi konflik internal. Gelora memandang ini berbahaya. Perbedaan ini semestinya sudah tidak menjadi problem dan ini harus ditopang oleh kekuatan politik, maka Gelora hadir," urai Irwan.

Dia mengatakan, Gelora akan terus membuat forum diskusi. Salah satu yang membedakan Gelora dengan partai lain yakni cara kerja dan ide yang dimilikinya.  

"Model rekrutmen pun akan berbeda dengan bermodal aplikasi Gelora. Tak ubahnya seperti handphone, menyediakan berbagai fitur yang dibutuhkan semua kalangan," tambah Irwan. 

"Gelora karakternya kolaboratif dan kreatif. Aktivitas kita bersentuhan langsung dengan masyarakat. Hidup matinya Gelora tergantung kreatifnya kita," tutup Irwan.

Loading...
Loading...