Minggu, 22 September 2019 09:20 WITA

Petani Ditemukan Menggantung di Pohon Petai Samping Rumah, Parang Masih Melingkar di Pinggang

Penulis: Rahmatullah
Editor: Nur Hidayat Said
Petani Ditemukan Menggantung di Pohon Petai Samping Rumah, Parang Masih Melingkar di Pinggang
Korban ditemukan menggantung di pohon petai dengan parang masih melingkar di pinggang.

RAKYATKU.COM, SINJAI - Dugaan bunuh diri dengan cara gantung diri terjadi di Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai. Korban SL (43), seorang petani, ditemukan sekitar pukul 17.30 Wita, Sabtu (21/9/2019).

Saksi yang pertama kali menemukannya adalah anak kandung korban FR (15) dan US (16). Korban ditemukan di pohon petai samping rumah korban. Korban diduga bunuh diri dengan menggunakan tali nilon.

Menurut keterangan saksi FR, sekitar pukul 15.00 Wita. Korban menyampaikan akan memindahkan sapi ternaknya dari pinggir sungai ke pematang sawah.

Hingga sore hari dan tak kunjung pulang, saksi mencari korban di sawah tempat menambatkan sapinya. Tidak menemukan korban, saksi memutuskan untuk kembali ke rumahnya.

Belum masuk ke rumahnya saksi kembali melakukan pencarian di sekitar pekarangan rumahnya dengan menggunakan senter. Tiba-tiba cahaya senter mengenai badan korban yang tergantung di atas pohon dengan parang masih melingkar di pinggang.

Loading...

Saksi panik kemudian berlari menyampaikan ke keluarganya serta warga lainnya. Pada saat dievaluasi turun dari pohon korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Tim Inafis Polres Sinjai selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut keterangan istri korban, MR (35), sudah dua bulan korban sakit tidak bisa tidur saat malam hari. Perasaan korban serasa kosong, pernah memeriksakan kesehatan di Puskesmas Samaenre dan dokter mengatakan semua normal. 

Hasil visum dokter Puskesmas Samaenre terhadap korban yakni lingkar lehar 40 cm, lebar 1 cm, keadaan leher bawah bengkak dan mengeras.

Loading...
Loading...