Minggu, 22 September 2019 06:30 WITA

Pakai Obat Murah, Kanker Payudara Wanita Ini Kian Parah

Editor: Andi Chaerul Fadli
Pakai Obat Murah, Kanker Payudara Wanita Ini Kian Parah

RAKYATKU.COM - Seorang ibu empat anak menderita kanker payudara. Penyakitnya itu semakin parah setelah dia mencoba mengobati penyakitnya itu dengan pengobatan rumahan yang murah.

Perempuan bernama Christina Ombao (39) didiagnosis menderita kanker payudara stadium 4 pada 2016 setelah benjolan di dadanya terasa nyeri, dikutip dari Mirror Online, Minggu (22/9/2019).

Setelah diagnosis, keluarga Christina tidak mampu membayar biaya perawatan rumah sakit di Kota Sagay, Filipina. Dia memutuskan untuk tinggal di rumah di mana dia menggunakan minuman herbal dan obat topikal.

Sayangnya, kondisinya semakin memburuk. Tumor telah menggerogoti semua jaringan payudaranya dan menembus kulitnya sebelum membengkak ke ukuran kepalanya.

Christina menjelaskan bahwa dia telah memilih untuk memprioritaskan anak-anaknya daripada kesehatannya.

Dia berkata: “Kami tidak punya cukup uang untuk perawatan. Saya punya bayi berusia dua tahun pada waktu itu.

“Seluruh waktu saya diambil untuk merawat bayi dan anak-anak lainnya. Kami bahkan tidak punya uang sepeser pun untuk membayar biaya perjalanan ke rumah sakit.

“Ya, sekarang aku kesakitan. Itu tidak nyaman dan membuat saya tidak bisa tidur. ”

Loading...

Gambar-gambar Christina yang diambil bulan ini menunjukkan dia menggunakan bingkai kawat make-shift untuk mencoba melindungi jaringan yang terbuka.

Kesehatan fisiknya cepat memburuk dan dia harus meninggalkan pekerjaannya sebagai pengasuh.

Suaminya, Alberto Cabilin, yang bekerja di industri konstruksi, sekarang merawatnya dengan empat anak mereka yang berusia enam, delapan, 10 dan 11.

Christina percaya dia bisa mengembangkan benjolan kanker saat bekerja saat kecelakaan.

Dia menambahkan: '' Saya dulu seorang pengasuh. Ada suatu kali, payudaraku dipukul secara tidak sengaja saat bermain dengan anak yang aku rawat. Saya percaya itulah yang menyebabkan ini. ''

Teman dan keluarga mengumpulkan uang awal bulan ini untuk membayar Christina untuk mengunjungi rumah sakit, yang berjarak beberapa jam dari rumah mereka yang terpencil.

Loading...
Loading...