Sabtu, 21 September 2019 04:01 WITA

Wakili Sulsel Karang Taruna ke Tingkat Nasional, Wabup Gowa Harap Juara

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Aswad Syam
Wakili Sulsel Karang Taruna ke Tingkat Nasional, Wabup Gowa Harap Juara
Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni bersama karang taruna Sipakatau.

RAKYATKU.COM, GOWA - Rombongan tim penilai Pilar-Pilar Sosial Teladan Tingkat Nasional dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, akan mulai melakukan peninjauan Karang Taruna (Katar) Sipakatau Kabupaten Gowa, di Desa Pabentengang, Kecamatan Bajeng.

Katar Sipakatau dinobatkan sebagai Katar berprestasi Tingkat Provinsi Sulsel 2019, sehingga mewakili Sulsel pada ajang Pilar-pilar sosial tingkat nasional ini.

Hal itu diungkapkan Ketua Rombongan penilai, Tim Konsultan Direktorat PSPKKM Kemensos RI, Muhammad Satria, saat menemui Wakil Bupati Gowa, di Rujab Wakil bupati Gowa, Jumat (20/9/2019). 

Ia mengatakan, kehadirannya di Gowa untuk melihat dari dekat kegiatan/program Katar Sipakatau, sebagai dasar untuk menentukan prestasi tiga besar Tingkat Nasional.

"Sebelum kami turun menilai, tentunya kami minta izin dulu sama Pemkab Gowa untuk melakukan pencocokan data dengan kenyataan yang ada di lapangan. Sehingga, hari ini kami menemui Pak Wabup," ungkapnya.

Dikatakan tim penilai, pihaknya menilai dengan melihat dua aspek besar yang dimiliki Karang Taruna Sipakatau, yakni aspek kelembagaan organisasi dan program kerja. 

"Untuk aspek kelembagaan terbagi lagi seperti kepengurusan, sekretariat, keuangan, kemitraan, data, dan informasi. Semua ini adalah hal penting yang menjadi suporting karang taruna," jelasnya.

Sedangkan yang dinilai dari program kerja kata Satria ada lima, yaitu bagaimana pelayananan sosialnya sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial, Rekreasi Olahraga Kesenian (ROK) karena dilandasi dengan aspek pencegahan melalui kegiatan olahraga kesenian, lalu kewirausahaan artinya dengan kewirausahaan maka produktivitas anak muda bisa melahirkan katar yang mandiri, kemudian pendidikan dan pengembangan SDM, terakhir manajemen organisasi.

Loading...

"Untuk kewirausahaan, jika produktif dia bisa biaya kegiatan sendiri dan hasilnya dikembalikan lagi ke masyarakat, melalui kegiatan sosial maka itu disebut mandiri, dan dalam organisasi penting untuk melakukan kaderisasi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Inilah proker yang harus menjadi ikon atau tugas fungsi karang taruna itu sendiri," jelas tim penilai.

Olehnya Muhammad Satria mengaku, yang terpenting dalam hadirnya karang taruna di daerah mampu mengedukasi masyarakat, dengan membangun wawasan. Apalagi, banyaknya nilai barat yang masuk, sehingga tugas Katar bagaiamana memelihara kearifan lokal, menjaga dan mengembangkannya agar tradisi yang luhur, gotong royong, keperintisan, tetap dijaga. Apalagi, Katar adalah organisasi sosial yang mengelola dan dikelola oleh anak muda.

Sementara itu, Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni menyambut baik kedatangan tim peniliai. Dia berharap, agar bisa mencocokkan dengan betul kondisi lapangan dengan apa yang sudah dipaparkan oleh karang taruna sipakatau di Jakarta beberapa waktu lalu. 

"Selamat datang di Gowa Pak, kami Pemkab Gowa sangat mendukung kegiatan ini dan kami akan dengan senang menerima masukan bagi Katar di Kabupaten Gowa. Dan pastinya, kami berharap bisa juara pak," harapnya.

Diketahui sebelumnya, Katar Sipakatau dinobatkan sebagai Katar berprestasi Tingkat Provinsi Sulsel 2019 beberapa waktu lalu. Sehingga, mewakili Sulsel pada ajang Pilar-pilar sosial tingkat nasional ini.

Berdasarkan Tim Penilai Tingkat Nasional, Katar Sipakatau terpilih sebagai 15 Katar yang masuk nominasi terbaik untuk ditinjau kebenaran aktivitasnya, dari 34 Provinsi di Indonesia yang mengikuti tingkat nasional.

Loading...
Loading...