Selasa, 17 September 2019 02:00 WITA

"Melawan Tuhan dan Pencabulan", Perempuan 65 Tahun Potong Penis Suami, Petugas Medis Bawa Pakai Es

Editor: Nur Hidayat Said
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Penis James Frabutt putus usai dipotong istrinya, Victoria. Kejadian itu membuat kepolisian di North Carolina Amerika Serikat menangkap perempuan 65 tahun itu.

Saat para petugas datang ke rumah mereka, polisi segera menangkap wanita itu dan mencoba menyelamatkan James. Pria 65 tahun itu segera dibawa ke Vidant Medical Center.

Dikutip Washington Post, saat para petugas medis menemukan potongan penis James, mereka segera meletakannya di dalam es dan berharap bagian itu bisa disambung kembali.

Tak jelas motif Victoria memotong penis suaminya sendiri. WITN melaporkan hal itu dikarenakan adanya kemungkinan perselingkuhan.

"Itu akan menjadi bagian dari pesan karena telah berdosa dengan melawan Tuhan dan pencabulan," kata wanita itu dalam sebuah panggilan darurat pada 911.

loading...

Richard Redett, profesor bedah plastik dan rekonstruksi di Johns Hopkins Amerika Serikat mengatakan saat penis pria dilepas dalam kondisi non-medis, waktu menjadi sangat penting.

"Semakin cepat Anda mendapatkannya kembali dan membangun kembali suplai darah, semakin baik," kata Redett.

Setidaknya, waktu maksimal sebuah organ akan mati adalah enam hingga 12 jam. Jay Sandlow, urologis dari Medical College of Wisconsin Health Network mengatakan sesungguhnya cara terbaik untuk mengawetkan penis terbaik bukanlah dengan memasukkan dengan es. Hal tersebut hanya membuat organ menjadi dingin dan memperlambat proses pembusukan.

"Bungkus organ dalam kasa yang dibasahi air asin," kata Sandlow. Menurutnya garam bisa membentuk jaringan tetap lembab.

Loading...
Loading...