Sabtu, 14 September 2019 17:31 WITA

Pemprov dan Pemkot Teken MoU Bersama Grabfood Kurangi Sampah Plastik

Penulis: Yuniastika Datu
Editor: Abu Asyraf
Pemprov dan Pemkot Teken MoU Bersama Grabfood Kurangi Sampah Plastik
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar menandatangi MoU bersama Grabfood Makassar.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar menandatangi MoU bersama Grabfood Makassar. Kerja sama ini terkait upaya mengurangi sampah plastik. 

Penandatatangan MoU digelar bersamaan dengan merchant gathering di Hotel Novotel Makassar, Sabtu (14/9/2019). 

Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman; Kepala Dinas Parawisata Makassar Rusmayani Majid; Head Of Marketing Grabfood Area Sulawesi Herisiswanto; Citi Manager Grabfood Makassar Tri Golta; Direktur Bosowa Utama, Berlan Sumadi; GM Grabfood Makassar Marino Geodarno; Head of Business Development Region Sulawesi Adi Suharli; dan VP Public Affair Akmal Chaer. 

"Kita sama-sama komitmen. Pemerintah daerah juga sudah mulai gencar, tentu tidak semudah yang kita bayangkan. Harus ada solusi penganti. Ada terobosan-terobosan agar ini bisa kita capai. Tentu butuh keiginan yang kuat untuk dilakukan secara terus menerus," ujar Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. 

Head of Marketing Grabfood Area Sulawesi, Heri Siswanto mengatakan, pihaknya akan membuat pilot project pada beberapa merchant yang ada di Makassar agar menggunakan plastik dari bahan ramah lingkungan.

"Kita akan mencoba mengurangi sampah plastik ini melalui 30-50 merchant di Makassar agar menjadi contoh sekaligus untuk mengedukasi masyarakat," ungkapnya.

loading...

Dengan memberikan edukasi sejak dini melalui merchant, ia berharap ke depan, masyarakat akan terbiasa menggunakan plastik yang ramah lingkungan.  

Tak hanya itu, Grab juga terus menggaungkan pengurangan sampah plastik melalui aplikasi dengan tagline "Grab untuk Bumi".

"Kita akan memberikan apresiasi kepada merchant yang terus berupaya, lebih vokal untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, social impact kita sebut," tutupnya.


 

Loading...
Loading...