Jumat, 13 September 2019 14:33 WITA

Sisa Jasad yang Hilang selama 20 Tahun Ditemukan Berkat Google Maps

Editor: Nur Hidayat Said
Sisa Jasad yang Hilang selama 20 Tahun Ditemukan Berkat Google Maps
Foto Google Maps yang menunjukkan keberadaan mobil di dasar tepi telaga di mana tulang belulang seorang pria yang dilaporkan hilang sejak 1997 akhirnya ditemukan. (FOTO: BBC)

RAKYATKU.COM - Sisa jasad seorang pria yang menghilang dua dekade lalu di Florida, Amerika Serikat, telah ditemukan di dalam sebuah mobil yang tenggelam dan terlihat dari foto satelit Google Maps.

William Moldt dilaporkan hilang dari Lantana, Florida, pada 7 November 1997.

Dia tidak kembali ke rumahnya setelah menghabiskan waktu di klub malam, di mana saat itu ia berusia 40 tahun.

Penyelidikan kasus orang hilang lantas dilakukan oleh polisi, namun menemui kebuntuan.

Pada 28 Agustus tahun ini atau 22 tahun berselang, polisi menerima laporan ditemukannya sebuah mobil di dalam telaga di Moon Bay Circle, Wellington.

Ketika mobil itu diangkat dari air, tulang belulang ditemukan di dalamnya. Sepekan kemudian, kerangka itu teridentifikasi positif sebagai sisa jasad William.

Mobil William yang tenggelam ditemukan oleh seorang pria yang sebelumnya merupakan warga di kawasan tersebut saat "melakukan pencarian Google". Demikian kata polisi.

Pria itu lantas menghubungi salah seorang warga di Moon Bay Circle untuk memberi tahu apa yang dilihatnya di Google Maps. Dengan menggunakan pesawat drone pribadi, warga itu mengonfirmasi memang ada sebuah mobil yang tenggelam di telaga setempat dan kemudian menghubungi polisi.

Sebuah laporan dari Charley Project, pusat data online untuk kasus-kasus kriminal AS yang belum terpecahkan, mengatakan bahwa "mobil itu telah terlihat melalui foto satelit Google Earth berada di lokasi tersebut sejak tahun 2007, namun tampaknya tidak ada yang menyadarinya hingga tahun 2019".

Kantor Sheriff Palm Beach mengatakan kepada BBC William diduga kehilangan kendali saat mengendarai mobilnya dan masuk ke dalam telaga.

Mereka mengatakan selama penyedilikan awal atas menghilangnya William, "tidak ada bukti atas kejadian tersebut" hingga belakangan pergerakan air telaga membuat mobil tersebut menjadi kelihatan.

Loading...

"Anda tidak bisa memastikan apa yang terjadi bertahun-tahun lalu, apa yang berlangsung (kala itu)," ujar juru bicara kepolisian, Theresa Barbera.

"Yang kita ketahui bahwa ia dulu menghilang dari muka bumi, dan kini ia telah ditemukan."

Theresa mengatakan bahwa seorang warga yang melaporkan adanya mobil yang tenggelam itu, namun ia tidak mendengar bahwa penemuan itu berkat Google Maps.

Pada malam kejadian, William meninggalkan klub sekitar jam sebelas malam waktu setempat, ungkap laporan Sistem Nasional Orang Hilang dan Tak Dikenali.

William, yang dikenal pendiam dan tidak banyak bersosialisasi, tidak tampak mabuk dan ditinggalkan sendirian di kendaraannya, tambah laporan itu.

"Ia juga tidak sering minum alkohol, tetapi memang minum beberapa gelas di bar," laporan itu menuturkan.

William menghubungi kekasihnya sekitar pukul 21.30, dan memberitahunya bahwa ia akan segera pulang. Namun, ia tidak pernah kembali.

Keluarga William telah diberitahu terkait penemuan jasadnya.

Sumber: BBC

Loading...
Loading...