Rabu, 11 September 2019 17:36 WITA

Penyewa Tinggalkan Rumahnya Penuh Sampah, Pria ini Bayar Rp34 Juta untuk Pembersihan

Editor: Suriawati
Penyewa Tinggalkan Rumahnya Penuh Sampah, Pria ini Bayar Rp34 Juta untuk Pembersihan
Foto: The Sun

RAKYATKU.COM, INGGRIS - Seorang tuan rumah di Inggris mengungkapkan bagaimana seorang penyewa telah membuat propertinya hancur berantakan.

Shahin Miah mengatakan bahwa ketika dia membuka pintu rumahnya, dia terkejut memeukan sampah yang membusuk berserakan di dalam. Bahkan ada kotoran di tempat tidur dan lantai.

Rumah itu terletak di di Erdington, di Birmingham dan telah disewa oleh seorang ibu dan keempat anaknya, dengan biaya £590 sebulan.

Keluarga itu tinggal di rumahnya selama lima tahun, tetapi dalam beberapa bulan terakhir Miah tidak dapat memperoleh akses ke rumahnya.

Dia mengatakan bahwa dia dia baru berhasil masuk ke rumah itu setelah mencobanya selama berbulan-bulan.

Dan ketika berhasil masuk, hal pertama yang dia lakukan adalah muntah.

Penyewa Tinggalkan Rumahnya Penuh Sampah, Pria ini Bayar Rp34 Juta untuk Pembersihan"Tahun lalu, dia tidak pernah membuka jendela atau tirai. Dia tidak pernah mengeluarkan sampah pada hari yang tepat. Aku curiga ketika pergi ke rumah untuk berkunjung dan dia tidak membiarkanku masuk," katanya pada Birmingham Live.

"Dia selalu mengatakan dia sibuk dan dia akan pergi. Aku akan meminta waktu untuk kembali dan dia tidak pernah menjawab."

Akhirnya, pada akhir Agustus, penyewa itu memberi tahunya bahwa dia akan pergi dan akhirnya meninggalkan rumah pada hari Minggu.

"Dia meninggalkan saya tanpa kunci sehingga saya harus masuk. Ketika saya melihat kondisi rumah saya terkejut. Ada sampah di mana-mana, saya tidak bisa melangkah ke mana pun."

Miah mengatakan bahwa dia menemukan makanan busuk berserakan di dapur, kotoran, mainan plastik bekas dan kantong sampah yang penuh sampah.

Penyewa Tinggalkan Rumahnya Penuh Sampah, Pria ini Bayar Rp34 Juta untuk PembersihanDia sekarang harus membayar £2.000 (Rp34,7 juta) hanya untuk membersihkan properti itu. Itu belum termasuk biaya untuk membangun kembali dan mendekorasi ulang rumahnya yang hancur.

Berkaca dari pengalamannya, Miah mengatakan bahwa pemilik rumah harusnya diberi lebih banyak kekuatan untuk mengusir penyewa bermasalah lebih cepat, agar tidak menderita kerugian.

Loading...
Loading...

Berita Terkait