Selasa, 10 September 2019 21:00 WITA

Polemik Stadion Mattoanging Masuk Ranah Hukum, Bagaimana Nasib PSM Makassar?

Penulis: Fathul Khair
Editor: Adil Patawai Anar
Polemik Stadion Mattoanging Masuk Ranah Hukum, Bagaimana Nasib PSM Makassar?
Nurdin Abdullah

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menyebut tim PSM Makassar tidak akan terganggu dengan polemik kepemilikan Stadion Mattoanging. Meskipun, jika pada akhirnya kasus ini berujung ke ranah hukum. 

"Kalau YOSS merasa punya hak di situ, ya lakukan lewat proses pengadilan. Inikan bukan per orangan yang punya, negara. Kita berhak mengamankan aset negara," kata Nurdin Abdullah saat ditemui di rumah jabatannya, Selasa malam (10/9/2019).

Kata Nurdin, PSM Makassar tetap bisa terus bermain di stadion tersebut. 

"Ah gak ada itu, tidak ada masalah," katanya. 

Nurdin malah mengatakan, Pemprov Sulsel tengah berupaya untuk memperbaiki kandang PSM Makassar tersebut. 

"Tidak terganggu. Silakan (PSM Makassar bermain), tapi kita sekarang sudah mendesain stadion ini," ujarnya. 

Makanya Nurdin menyebut, upaya Pemprov Sulsel memasang papan bicara di Stadion Mattoanging sudah tepat. 

"Jadi kita berdasarkan data autentik yang kita miliki. Dan prosesnya ini cukup panjang. Mediasi dengan Kejaksaan Tinggi sudah kita lakukan. Tentu kita berharap ada niat baik dari YOSS untuk berkomunikasi," pungkasnya.

Loading...

Sebelumnya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sulawesi Selatan, Mujiono memimpin langsung anggotanya dalam pemasangan papan bicara di kawasan Stadion Mattoanging, Selasa (10/9/2019).

Kata Mujiono, pemasangan papan bicara itu, sebagai bentuk pengamanan aset milik daerah. Dalam pemasangan papan bicara itu, melibatkan ratusan personel Polisi serta Satpol PP. 

Mujiono mengatakan, pihaknya melakukan pengamanan aset daerah itu, lantaran Pemprov Sulsel memiliki legal standing berupa sertifikat hak pakai sejak zaman pemerintahan Gubernur Sulsel terdahulu, Andi Rifai. 

"Sudah sekian puluh tahun dikelola oleh YOSS, dan secara apa saja, baik secara hukum kita (Pemprov Sulsel) punya legal standing. Kita punya sertifikat dari zaman Pak Andi Rifai itu ruslah kepada Pak Andi Mattalatta. Kami sangat hormat dengan beliau dan anak-anaknya, tapi aset ini sejak dulu aset Pemprov bukan siapa-siapa," kata Mujiono. 

Pengamanan aset milik Pemprov ini lanjut Mujiono, tidak akan mengganggu seluruh aktifitas yang dilakukan di dalam kawasan stadion tersebut. Sebab di kawasan itu selain ada stadion sepak bola, juga ada gedung olahraga (gor) dan venue kolam renang.

"Kita tidak akan halangi itu. Silakan, monggo. Sama sekali tidak (akan dihalangi). Jalan, silakan. Mau PSM main, silakan. Mau apa lagi main, silakan," tambahnya. 

Loading...
Loading...