Selasa, 10 September 2019 20:38 WITA

Modal Rp100 M, Bakal Calon Wali Kota Ini Resmi Daftar di PDIP Makassar

Penulis: Rizal
Editor: Adil Patawai Anar
Modal Rp100 M, Bakal Calon Wali Kota Ini Resmi Daftar di PDIP Makassar

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Niat pengusaha sekaligus pengacara asli Kota Makassar, Andi Bashar, untuk maju dalam kontestasi Pilwalkot Makassar 2020 nampaknya bukan isapan jempol belaka.

Andi Bashar yang diwakili oleh timnya resmi melakukan pengambilan formulir pendaftaran calon wali kota Makassar di Kantor DPC PDIP Makassar, Jalan Serigala, Selasa (10/9/2019).

Usai melakukan pengambilan formulir, Juru Bicara (Jubir) Andi Bashar, Azwar menegaskan jika jagoannya tersebut optimis dapat maju bertarung di Pilwalkot Makassar 2020.

"Hari ini kami sudah mendaftar di PDIP Kota Makassar. Ini juga sebagai salah satu gambaran bentuk optimisme kami untuk bertarung," ungkapnya.

Menurut Azwar, pihaknya akan memenuhi semua syarat yang telah diberikan oleh partai berlambang banteng moncong putih tersebut agar Andi Bashar bisa ikut memperebutkan rekomendasi dari DPC PDIP Kota Makassar.

Pihak PDIP Makassar sendiri memberikan waktu hingga batas 14 September kepada semua calon wali kota untuk melengkapi syarat yang tertuang dalam berkas penjaringan.

Loading...

"Kami akan lengkapi semua persyaratan yang diberikan. Sembari kami fokus melakukan sosialisasi guna mencapai harapan kita bersama," tambah Azwar.

Sekadar diketahui, pada awal menyampaikan niatnya untuk maju di Pilwalkot Makassar 2020, Andi Bashar blak-blakan mengaku telah menyiapkan modal finansial yang cukup besar untuk bertarung. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya dana yang disiapkannya mencapai Rp100 miliar.

"Saya siapkan Rp100 miliar. Ini uang pribadi saya sendiri. Saya tak takut rugi asalkan untuk kepentingan orang banyak," ungkap Bashar kepada awak media belum lama ini.

Andi Bashar mengaku membawa misi dan solusi untuk membenahi problematika kota metropolitan, diantaranya dengan meningkatkan keamanan, ketertiban dan pembangunan yang merata di berbagai sektor. Tentu saja berkaitan dengan penataan Kota Makassar yang lebih baik.

Loading...
Loading...