Senin, 09 September 2019 17:28 WITA

Baru Saja Kominfo Buka Akses Internet di Papua, OPM Langsung Sebar Berita Hoaks

Editor: Aswad Syam
Baru Saja Kominfo Buka Akses Internet di Papua, OPM Langsung Sebar Berita Hoaks
Egianus Kogoya

RAKYATKU.COM, PAPUA - Sekian lama akses internet ditutup, Fanpage Facebook Organisasi Papua Merdeka (OPM), TPNPBNews juga vakum. 

Baru sekitar lima hari akses internet dibuka, media sosial kelompok separatis itu langsung menyebarkan kabar bohong.

Katanya, pada Kamis, 5 September 2019 lalu, bos OPM di Nduga, Egianus Kogoya menggatakan, pada awal Agustus 2019 telah terjadi penembakan di pos tentara Yigi terhadap Yulisa lilbid 45 tahun, seorang ayah dan istrinya, Ibetina Niningge 40 tahun, serta keempat anaknya, yaitu Lead lilbid P (15), Airon lilbid (20), Aiton lilbid (25), dan Metinut lilbid (22).

Admin TPNPBNEws mengabarkan, saat itu mereka dalam perjalanan kunjungan keluarga di Yigi. Yulisa lilbid dari Wamena menuju ke Yigi mengunakan kendaraan Strada.

"Setelah bermalam di Mbua besok harinya lanjuk ke Yigi. Setelah tiba di pos TNI, mereka ditahan dan diinterogasi. Setelah itu ditembak mati dan hanya yang lolos satu anak yang melarikan diri ke hutan, namun sampai saat ini belum ketemu," tulis admin yang mengaku mendapat kabar itu via telepon dari Egianus Kogoya.

Atas postingan itu, beberapa warganet mempertanyakan kenapa akun itu baru aktif.

Haliama van Javanica menulis, "Lama ga aktif ini akun.aku sampai kangen dg lelucon kalian."

Loading...

"Kemarin kemana aja pakce, gak ada sinyal internet ya, gimana mau merdeka pakce makce, indonesia putus sinyal internet saja selesai semua," Fatih Nazario.

"nyari simpati dengan cara bikin cerita dongeng ... haha," tulis Deni Ayangnya Viavallen.

"adminnya g bisa bls komen rekan" smua , g ada signal..
kwkwkwkwkwk...," coret Ryan S Hamzah.

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) telah menutup akses internet di Papua akibat kerusuhan yang diawali oleh kabar bohong. Kemkominfo akhirnya membuka akses internet di Papua dan Papua Barat per Rabu, 4 September 2019. Meski begitu, akses internet di Tanah Papua dibuka secara bertahap, seperti yang sebelumnya diumumkan pemerintah.

Lewat keterangan resmi Kemkominfo, Rabu (4/9/2019) malam, disebutkan bahwa pembukaan akses layanan data di Papua dan Papua Barat dilakukan setelah berkoodinasi dengan instansi penegak hukum serta aparat keamanan.

Loading...
Loading...