Jumat, 06 September 2019 20:41 WITA

Di Bawah Pohon Taman Macan, Ismak Sharing Bareng Pengusaha Muda

Penulis: Syukur
Editor: Aswad Syam
Di Bawah Pohon Taman Macan, Ismak Sharing Bareng Pengusaha Muda
Muhammad Ismak dan para pengusaha muda, sharing di bawah pohon Taman Macan, Jumat (6/9/2019).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Bakal Calon Wali Kota Makassar 2020, Muhammad Ismak, melakukan sharing dengan para pengusaha muda Kota Makassar. Sharing ini dilaksanakan, Jumat (6/9/2019).

Sharing yang dilaksanakan di Taman Macan, berjalan santai dan sejuk. Pengusaha muda (Millenial Entrepreneur) dari pelbagai bidang usaha barang maupun jasa, seperti pengusaha santan, peternak ayam, pengusaha kuliner, pengusaha jasa kreatif ataupun warung kopi, mendiskusikan aspirasi mereka bersama Ismak. 

"Seharusnya usaha-usaha rintisan para pemula pengusaha muda diperhatikan oleh pemerintah, paling tidak mendidik para pengusaha muda," ungkap Ketua Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) ini.

Ia mengatakan, iklim sekarang ini luar biasa mendukung para pengusaha. Ia pun menyebut, pengusaha masa kini harus menyesuaikan dengan zaman yang semakin maju.

"Internet bahkan meluluhlantahkan teori-teori perdagangan dulu, yang memudahkan para pengusaha untuk merintis usahanya dan juga pemerintah perlu mendukung para pengusaha," tambahnya. 

Loading...

Ia mengajak pengusaha muda dan masyarakat pada umumnya, untuk terus mengembangkan kemampuan dan potensi diri. Selain bakat, lingkungan pun dianggap Ismak sebagai hal yang sangat mempengaruhi.

"Karena itu, saya mau mengajak untuk mengubah pola pikir dulu, bahwa pemerintah bukan pengusaha tapi pelayan. Itu dulu yang harus kita pahami," tambahnya. 

Salah seorang pengusaha muda peternak ayam, Imam, mengeluhkan beberapa persoalan yang dialaminya. Selain sulitnya menemukan asupan makanan ayam atau pakan, pemasaran pun menjadi persoalan, lantaran tidak adanya pihak yang menjaga harga yang akhirnya merugikan para peternak ayam. 

"Persoalan yang selama ini saya alami adalah masalah pemasaran. Selain mengimpor pakan,  tidak adanya perhatian dari pemerintah daerah Kota Makassar, kecuali pada saat pembibitan," ungkapnya.

Loading...
Loading...