Kamis, 05 September 2019 07:45 WITA

Kasihan, Rumah Calon Mempelai Perempuan Dibongkar Satpol PP Sehari Jelang Ijab Kabul

Editor: Abu Asyraf
Kasihan, Rumah Calon Mempelai Perempuan Dibongkar Satpol PP Sehari Jelang Ijab Kabul
Suasana pembongkaran rumah di Kampung Naringgul, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Bogor, Rabu sore (4/9/2019).

RAKYATKU.COM - Kalau saja Satpol PP mau bersabar, Rini Sumiati (19) tidak akan sesedih ini. Rumahnya dibongkar Satpol PP sehari sebelum menikah.

Rumah itu berlokasi di Kampung Naringgul, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Sesuai jadwal, ijab kabul berlangsung Kamis (5/9/2019).

Seperti biasa, ijab kabul berlangsung di rumah calon mempelai perempuan. Namun, Rini Sumiati tak punya rumah lagi. Sudah rata tanah. Mereka kini hidup di bawah tenda darurat.

Padahal, makanan untuk acara ijab kabul sementara disiapkan. Dia tidak pernah membayangkan hari bahagianya menjadi berantakan.

Ada 30 unit rumah dan warung yang dibongkar menggunakan ekskavator oleh petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Bogor, Rabu sore (4/9/2019). 

Salah satunya rumah milik orang tua Rini Sumiati. Dia tidak mampu berkata-kata. Stres. Sampai-sampai dia ingin membatalkan pernikahannya saja.

Loading...

"Sampai sekarang dia belum pulang. Lagi bingung besok pernikahannya gimana, karena kan niatnya tadi resepsi di rumah tapi dibongkar ya saya pasrah dan mengajaknya untuk resepsinya di warung sama rumah warga," tutur Aoh (45), ibunda Rini.

Dikutip dari Kompas.com, pihak keluarga berusaha meminjam rumah tetangga agar pernikahan tetap berlangsung.

"Kalau sudah nikah nanti bingung mau tinggal di mana ibu? Rumah sudah enggak ada mau nyewa enggak punya uang," ujar Rini seperti ditirukan Aoh.

Calon mempelai pria diketahui berasal dari Cianjur. Aoh berharap anaknya nanti bisa tinggal bersama suaminya. Aoh sendiri belum tahu akan tinggal di mana.


 

Loading...
Loading...