Rabu, 04 September 2019 16:19 WITA

Kunci Ambulans Dibawa Sopir, Keluarga Tandu Jasad Daeng Kanang 5 Km

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Aswad Syam
Kunci Ambulans Dibawa Sopir, Keluarga Tandu Jasad Daeng Kanang 5 Km
Putri almarhumah Daeng Kanang, Syamsiah memperlihatkan foto Daeng Kanang semasa hidup.

RAKYATKU.COM, TAKALAR - Jasad almarhumah Satturia Daeng Kanang (58), ditandu hanya menggunakan bambu saat meninggal tanpa mobil ambulans dari pihak Puskesmas, sempat viral di media sosial.

Jenazah Daeng Kanang ditandu oleh warga sekitar sejauh lima kilometer dari Puskesmas Pattoppakang, menuju rumahnya di Desa Cikoang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, pada Sabtu (31/8/2019) kemarin.

Atas viralnya berita itu, Kepala Puskesmas Pattoppakang, Ikhsan Muin Putra, memberi klarifikasi. 

Menurutnya, kunci ambulans saat itu dipegang sopir yang bernama Baha. Sopir itu tidak menyimpan kunci ambulans di Puskesmas. Baha yang memegang kunci tersebut, saat itu sedang pulang ke rumahnya untuk makan. 

Jarak antara rumah dan Puskesmas tersebut hanya sekitar 15 meter. 

"Saat kejadian, betul bahwa kunci mobil ada sama sopir. Jarak antara rumah sopir dan Puskesmas kurang lebih 15 meter. Tapi keluarga yang berduka ini sudah tidak sabaran lagi. Keluarga ingin, almarhumah sakratul maut di rumahnya. Itu memang adat kami di sini dan sangat sakral," kata Ikhsan saat ditemui media. 

Sebelumnya, Sabtu 31 Agustus 2019 pukul 17.23 Wita, Daeng Kanang mengeluhkan sakit nyeri ulu hati, mual, dan muntah sejak sore. Daeng Kanang beserta keluarganya saat itu sudah berada di Puskesmas Pattoppakang.

Loading...

Pukul 17.35 Wita, diberikan obat Antisida sebelum dikonsulkan ke dokter. Daeng Kanang sempat mau BAB. Setelah itu, dipasangkanlah infus. Selang beberapa menit, Daeng Kanang langsung drop.

Pukul 17.50 Wita, Daeng Kanang sudah tidak sadarkan diri. Pihak Puskesmas pun menghubungi sopir ambulans atas permintaan keluarga, untuk dibawa pulang oleh ke rumahnya yang berada di Desa Cikoang. 

Sebelum ambulans tiba, pukul 18.03 Wita, Daeng Kanang pun akhirnya meninggal dunia. Dan pada saat itu, mobil ambulans sudah standby di depan UGD dan siap mengantar. Tetapi, keluarga korban menolak diangkut.

Loading...
Loading...