Rabu, 04 September 2019 11:59 WITA

Mempelai Pria Salah Jawab Soal Matematika, Pengantin Wanita Batalkan Pernikahan

Editor: Aswad Syam
Mempelai Pria Salah Jawab Soal Matematika, Pengantin Wanita Batalkan Pernikahan
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, INDIA - Seorang pengantin wanita dari Rasoolabad, sebuah desa yang terletak di kota industri Kanpur, Uttar Pradesh, India, dilaporkan meninggalkan upacara pernikahan. Itu setelah calon pengantin pria gagal menjawab pertanyaan matematika sederhana yang diajukan mempelai wanita.

Dilansir dari Astro Awani, pengantin wanita dijodohkan dengan mempelai pria.

Dia mengajukan syarat untuk meneruskan pernikahan atau tidak. Syaratnya cukup mudah, mempelai pria hanya diminta menjawab pertanyaan dengan soal penjumlahan matematika. "Berapa 15 ditambah 6?"

Pertanyaan tersebut dijawab pengantin pria, "17."

Ketika pengantin pria memberikan jawaban yang salah, mempelai wanita akhirnya punya alasan untuk membatalkan pernikahan.

Ayah pengantin wanita, Mohar Singh, jelas setuju dengan keputusan ini. Dia menyalahkan keluarga pengantin pria, karena tidak transparan dengan mereka tentang tingkat pendidikan putra mereka.

Loading...

“Keluarga mempelai pria menyembunyikan informasi tentang pendidikannya yang buruk. Anak kecil dapat dengan mudah menjawab pertanyaan ini," ujarnya.

Ketika mempelai wanita pergi, keluarga mempelai pria diduga mencoba membujuknya untuk kembali dan melanjutkan pernikahan. Tetapi tekad si wanita sudah bulat. Dia berkata, bahwa dia tidak akan menikah dengan pria yang berbohong tentang tingkat pendidikan yang telah dia capai.

Pihak berwenang setempat kemudian dipanggil ke tempat kejadian, untuk menengahi situasi antara kedua keluarga. Kedua pihak sepakat untuk mengembalikan semua hadiah dan perhiasan yang diberikan, sebagai imbalan atas pernikahan yang dijodohkan tersebut.

Meskipun demikian, ini bukan upacara pernikahan aneh pertama yang dilihat Uttar Pradesh. Bulan lalu, seorang pengantin wanita dari kota yang sama menikahi salah satu tamu pernikahannya setelah pengantin prianya menderita kejang dan pingsan di tempat.

Keluarga mempelai pria rupanya tidak pernah mengungkapkan bahwa dia adalah penderita epilepsi. Ketika dia sedang dilarikan ke rumah sakit, pengantin wanita tidak membuang waktu untuk menemukan pelamar berikutnya. Dia melanjutkan untuk meminta seorang tamu untuk menjadi suami berikutnya.

Loading...
Loading...