Sabtu, 31 Agustus 2019 16:01 WITA

Seperti Nama Kampungnya Sulengka, Pelajar SD di Pinrang Ini Benar-Benar Belajar Melantai

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Abu Asyraf
Seperti Nama Kampungnya Sulengka, Pelajar SD di Pinrang Ini Benar-Benar Belajar Melantai
Pelajar kelas tiga di SDN 47 Bittoeng di Sulengka, Kelurahan Bittoeng, Kabupaten Pinrang, Sulsel harus mengikuti proses belajar dengan cara melantai. 

RAKYATKU.COM,PINRANG - Pelajar kelas tiga di SDN 47 Bittoeng di Sulengka, Kelurahan Bittoeng, Kabupaten Pinrang, Sulsel harus mengikuti proses belajar dengan cara melantai. 

Belajar ala lesehan tersebut terpaksa harus dilalui belasan murid lantaran Ruang Kelas Belajar (RKB) mereka tidak dilengkapi sarana meja dan kursi belajar.

Saskia Putri, salah seorang murid mengaku selain cepat capek, belajar dengan posisi melantai juga kerap membuat punggung dan pinggangnya kesakitan. 

Terkadang, kata Saskia, dia dan teman-temannya mengambil posisi tiarap jika kelelahan menunduk saat harus menyelesaikan tugas yang diberikan guru. 

"Sudah lama kami begini (melantai). Capek dan bahu selalu sakit," keluhnya, Sabtu (31/8/2019).

Kepala SDN 47 Sulengka, Haris yang dikonfirmasi, mengakui bahwa kondisi itu terjadi pasca renovasi ruang kelas tiga pada Oktober 2018 lalu. 

"Sudah hampir setahun seperti ini," ungkapnya.

loading...

Pihaknya, kata Haris, bahkan sudah dua kali mengajukan permintaan mobiler untuk RKB pada sekolah yang dipimpinnya. 

"Karena kursi dan meja yang lama, pasca renovasi RKB tidak bisa lagi digunakan," jelas.

Pihaknya, kata Haris, juga tidak bisa mengandalkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) karena keterbatasan anggaran dan besarnya kebutuhan sekolah yang lainnya.

"Di antaranya pengadaan buku belajar dan kebutuhan murid lainnnya," ujarnya. 

Namun, tambah Haris, pihak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kecamatan Duampanua sudah meninjau lokasi sekolah yang berada di sekitar areal persawahan tersebut. 

"Kita sudah dijanjikan paling lambat dalam sebulan ke depan, kursi dan meja untuk belajar anak-anak kami, direalisasikan," katanya.

Loading...
Loading...