Sabtu, 31 Agustus 2019 10:16 WITA

Mengaku Janda di Status Facebok dan Menolak Bercinta, Suami Marah Lalu Bunuh Istri

Editor: Nur Hidayat Said
Mengaku Janda di Status Facebok dan Menolak Bercinta, Suami Marah Lalu Bunuh Istri
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Seorang pria di Kedoya, Jakarta Barat, menusuk istrinya dengan pisau hingga tewas usai cekcok dalam rumah tangga. 

Cekcok dalam rumah tangga bermula karena sang istri mengaku sebagai janda di laman facebook-nya. 

"Korban menuliskan statusnya sebagai janda di Facebook. Korban sempat mem-posting beberapa komentar yang menurut pelaku itu ditujukan kepada dirinya, seperti tulisan 'lebih baik sendiri' dan sebagainya," kata Kapolsek Kebun Jeruk, Erick Sitepu, Jumat (30/8/2019). 

Sebelum cekcok yang berujung penusukan, Rabu (28/8/2019) dini hari, pelaku diketahui sempat diusir dari rumah hingga akhirnya mengungsi ke rumah orang tuanya di Lampung. 

Saat itu pelaku kembali ke rumah istrinya lantaran ada hal di media sosial yang membuat pelaku kesal. 

Sebelum sampai di rumah pelaku sempat mengambil sebuah pisau dari warung ayam bakar tanpa sepengetahuan pemilik warung. 

"Kemudian (pisau) diselipkan di tubuh pelaku. Jadi memang pelaku sudah ada rencana untuk membunuh korban," ujar Erick. 

Tiba di rumah, pelaku ingin mengajak istrinya untuk berhubungan badan, tetapi keinginan itu di tolak oleh istrinya. 

Tak lama setelah itu penolakan itu, pelaku melihat ada pesan masuk di ponsel istrinya. 
"Karena sifat suaminya posesif, dia sudah berpikir aneh-aneh, bahwa penolakan ini terpicu karena korban selingkuh," tambah Erick.

Korban sempat melakukan perlawanan, namun kalah tenaga dengan suaminya dan pelaku juga mendekap istrinya dengan bantal, sehingga korban tidak bisa berteriak.

loading...

Setelah melakukan perbuatannya, pelaku membuat alibi korban terjatuh di kamar mandi dan terkena pecahan beling di kamar mandi. 

Kemudian pelaku berteriak meminta pertolongan warga. Dua orang warga sekitar menolong pelaku dan membawa korban ke rumah sakit. 

Pelaku sengaja membawa korban ke klinik, namun klinik tersebut menolak, sehingga diarahkan ke RS Graha Kedoya. 

"Tersangka meninggalkan korban setelah menyampaikan ke petugas rumah sakit bahwa korban terjatuh di kamar mandi, dan sempat berusaha melarikan diri," kata Erick. 

Warga yang berada di sekitar TKP yang merasa curiga dengan kejadian tersebut kemudian menghubungi polisi. 

Polsek Kebon Jeruk yang menerima laporan itu lalu mendatangi TKP dan memeriksa beberapa saksi. Berdasarkan keterangan saksi tersebut petugas kemudian mencari pelaku untuk dimintai keterangan. 

"Kami mencari tersangka dan kami amankan tidak jauh dari rumah sakit, kurang lebih sekitar pukul 05.30 WIB langsung kami amankan, kami ambil keterangannya," ujarnya.

Sumber: Antara, CNN Indonesia

Loading...
Loading...