Senin, 26 Agustus 2019 16:43 WITA

Ustaz Abdul Somad Dipolisikan Gara-Gara Ceramah Salib, Ahok: Berdoa Aja

Editor: Abu Asyraf
Ustaz Abdul Somad Dipolisikan Gara-Gara Ceramah Salib, Ahok: Berdoa Aja
Ahok bertemu Anies Baswedan pada pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta, Senin (26/8/2019).

RAKYATKU.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengomentari pelaporan Ustaz Abdul Somad ke polisi. Dia pernah menjadi terpidana kasus serupa.

Kepada wartawan usai menghadiri pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta, Ahok menjawab pertanyaan yang dilontarkan.

"Saya nggak tahu, bagi saya sih biasa aja," kata Ahok, Senin (26/8/2019). 

Ahok pernah dipenjara satu tahun delapan bulan setelah divonis bersalah dalam kasus penistaan agama. Ahok bebas pada 24 Januari 2019 lalu. 

Ahok menyarankan UAS untuk memperkuat doa dalam menghadapi laporan tersebut. "Berdoa aja, yang penting kenal Tuhan-nya dengan benar," ujarnya. 

Ketika ditanya tanggapannya terkait UAS yang menolak minta maaf, Ahok menjawab, "Nggak apa-apa. Saya kira oke aja."

Setidaknya ada empat pihak yang telah melaporkan UAS yaitu Horas Bangso Batak (HBB), seorang dosen universitas swasta di Jakarta bernama Manotar Tampubolon, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GAMKI), dan Presidium Rakyat Menggugat (PRM).

Salah satu pelapor yaitu GAMKI melaporkan UAS melakukan tindak pidana penistaan agama yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 156 A.

Loading...

Pada bagian lain, sekelompok orang yang mengaku sebagai pecinta Ustaz Abdul Somad (UAS) melaporkan balik salah satu pelapor ke Bareskrim Polri.

Pelapor bernama Sudiarto dituduh telah melakukan pencemaran nama baik Ustaz Abdul Somad.

Kuasa hukum pencinta UAS, Pitra Romadoni mengatakan bahwa Sudiarto telah mencemarkan nama baik Ustaz Somad karena telah menyebarkan laporannya. 

"Dasar dan laporan tersebut karena kita merasa nama baik Abdul Somad sudah tercemar dengan adanya bukti laporan polisi. Kalau memang dia mau melaporkan ke polisi, silakan melaporkan begitu, tetapi jangan dipermalukan seperti ini," ujar Pitra. 

Laporan tersebut diterima pihak kepolisian dan terdaftar dengan nomor LP/B/0732/VIII/2019/Bareskrim, tertanggal 20 Agustus 2019. 

Ustaz Somad sendiri sudah mengklarifikasi video itu. Katanya, ceramah itu terjadi tiga tahun lalu. Dia tidak bermaksud merusak hubungan antar-agama di Tanah Air. Saat itu, dia hanya berupaya menjawab pertanyaan seorang jemaah. 

Selain itu, Ustaz Somad menyatakan bahwa pernyataan itu disampaikan dalam forum tertutup yaitu di masjid, untuk kalangan tertentu, yaitu jemaah di dalam masjid.
 

Loading...
Loading...