Senin, 26 Agustus 2019 07:30 WITA

Ibu Dibunuh di Depan Putrinya, Istri Lihat Suami Diinjak-injak Orang

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Ibu Dibunuh di Depan Putrinya, Istri Lihat Suami Diinjak-injak Orang
Ist.

RAKYATKU.COM - Kasus hilangnya Dasep Suhaefi usai pamit ke sang istri menjadi berita yang populer pada Minggu kemarin.

Selain itu, pembunuhan seorang wanita di Turki oleh mantan suaminya di depan putrinya juga tak luput dari perhatian pembaca.

Berikut tiga berita Populer Rakyatku.com, pada Minggu (25/8/2019) kemarin.

1. Suami Pamit Cari Uang, Istri Terima Video Call Lihat Diinjak-injak Orang

Jarum jam menunjuk pukul 17.00 WIB pada Selasa sore (20/8/2019). Dasep Suhaefi pamit kepada istri, Dewi Rahmawati (35).

Katanya, mau cari uang. Tiga jam kemudian, tepatnya pukul 20.00, Dewi menghubungi suaminya. Video call.

"Sudah di Sukaraja sayang, arah pulang," kata Dasep kepada istrinya saat ditanya posisi.

Selang beberapa jam kemudian ponsel milik Dewi berdering. Seseorang yang berbicara di balik telepon meminta Dewi menjawab video call.

"Masuk pesan suara tetapi bukan dari suami saya dia meminta saya angkat video call," ujarnya.

Tidak lama kemudian, ponselnya berdering. Ada video call WhatsApp dari ponsel Dasep. Di situ Dewi melihat sepeda motor suaminya tergeletak.

Lalu, beberapa orang tampak menganiaya suaminya dengan cara diinjak-injak.

"Dia berkata kasar pakai bahasa Sunda. Dia bilang suami saya sedang disiksa. Kata dia kamu istrinya mau bagaimana? Bahasanya kasar," jelas Dewi.

Dia tidak sempat melihat wajah para pelaku. Kamera ponsel diarahkan ke wajah suaminya. Sementara pelaku, hanya suaranya yang terdengar. Selengkapnya baca di sini.

2. "Ma, Jangan Mati," Pembunuhan Ibu di Depan Putrinya Picu Kemarahan Warga

Pembunuhan seorang wanita di Turki oleh mantan suaminya di depan putrinya memicu kemarahan publik usai video pembunuhan itu disebar secara online.

Loading...

"Aku tidak ingin mati," kata Emine Bulut, berlumuran darah, terdengar berteriak pada anaknya yang berusia 10 tahun.

Putrinya yang menangis berkata, "Ma, jangan mati."

Wanita berusia 38 tahun itu ditikam hingga mati di sebuah kafe pada 18 Agustus oleh mantan suaminya di kota Kirikkale, Anatolia bagian tengah, menurut lapran surat kabar Hurriyet, dilansir dari Asia One, Minggu (25/8/2019).

Bulut, yang menceraikan pembunuhnya empat tahun lalu, meninggal di rumah sakit.

Pelaku, Fedai Baran mengatakan kepada polisi bahwa ia membunuh mantan istrinya dengan pisau yang selalu ia bawa.

Kasus ini punmenjadi trending topik di Twitter dengan tagar #olmekistemiyorum atau "Saya tidak ingin mati" dan dikutip secara luas di media sosial.

Lusinan pengunjuk rasa pada hari Jumat berkumpul di ibu kota Ankara untuk mengecam pembunuhan itu. Selengkapnya baca di sini.

3. Usai Bantai Rekannya di Tengah Laut, 3 ABK KM Mina Sejati Diduga Bunuh Diri

 Sabtu, 17 Agustus 2019, sekitar pukul 10.00 WIT. Sebagian Anak Buah Kapal (ABK) KM Mina Sejati tertidur pulas, usai semalaman memancing cumi di perairan Dobo, Kepulauan Aru, ketika tiba-tiba mereka terlonjak kaget mendengar jeritan tertahan rekan-rekan mereka.

Mereka melihat tiga orang ABK lainnya memegang pisau dan menggorok leher ABK yang tertidur satu demi satu. Mereka pun berteriak dan melompat ke laut.

Nakhoda kapal, Ko Awi mendengar suara ribut dari ruang ABK. Dia melongok, tiga orang yakni Nurul (Masinis), Ferri, dan Qersim memegang pisau berlumur darah. Salah seorang baru saja menggorok leher seorang rekannya, ketika bergerak menuju arah Ko Awi.

Ko Awi lalu melompat ke laut, menyusul 8 ABK lainnya. Kru KM Gemilang Samudera yang melintas di sekitar lokasi, melihat adegan para ABK KM Mina Sejati melompat ke laut. 

Nakhoda KM Gemilang Samudera, Along lalu memerintahkan ABK-nya untuk menolong mereka. Sayang, dari 9 orang yang terjun, dua di antaranya tewas. Selengkapnya baca di sini.

Loading...
Loading...