Sabtu, 24 Agustus 2019 20:59 WITA

Kehabisan Peluru, Pria yang Curi Pistol Kanit Reskrim saat Mandi Akhirnya Ditembak Mati

Editor: Abu Asyraf
Kehabisan Peluru, Pria yang Curi Pistol Kanit Reskrim saat Mandi Akhirnya Ditembak Mati
Kapolres Sarolangun, AKBP Dadan Wira Laksana

RAKYATKU.COM - Madan Saifudin Harahap (24) akhirnya roboh. Sebutir peluru tajam bersarang di dadanya, Jumat (23/8/2019).

Sebelum tewas, Madan sempat memberi perlawanan. Dia bermodal pistol milik Kanit Reskrim Polsek Pauh, Jambi yang diambil secara diam-diam.

Pistol itu hanya berisi enam peluru. Tidak berimbang dengan amunisi tim gabungan Polres Sarolangun dan Polres Muaro Jambi yang mengejar warga Padang Sidempuan, Sumatera Utara itu. 

Kapolres Sarolangun, AKBP Dadan Wira Laksana bercerita, Madan datang ke Polsek Pauh pada Jumat pagi (23/8/2019). Dia mengaku datang untuk melapor.

Setelah menyampaikan laporan pengaduan, dia meminta izin petugas SPKT ke toilet. Tanpa curiga, petugas mempersilakannya. Toilet ini berdekatan dengan ruangan Kanit Reskrim.

Pada saat yang sama, Kanit Reskrim Polsek Pauh sedang mandi. Pistolnya tergeletak dalam ruangan. Pelaku diam-diam masuk ruangan dan mengambil pistol itu.

Tak hanya pistol, kata Dadan Wira Laksana, pelaku ikut menggondol ponsel dan sejumlah uang. Pelaku kemudian kabur menumpang mobil angkutan umum.

Loading...

Aksi pelaku baru diketahui setelah Kanit Reskrim keluar dari kamar mandi. Dia tidak mendapati pistol dan barang-barangnya yang lain.

Petugas SPKT lalu menyampaikan bahwa seseorang sempat minta izin ke toilet. Polisi kemudian bergerak mengejar pelaku pencurian tersebut.

"Kita kemudian berkoordinasi dengan Direskrimum Polda Jambi untuk mengetahui keberadaan pelaku. Yang ternyata pelaku sudah berada di kawasan Kumpe Ilir, Muaro Jambi,'' ujar Dadan.

Saat hendak menangkap pelaku, polisi mendapatkan perlawanan. Pelaku bahkan sempat menembak ke arah polisi sebanyak enam kali. 

"Senpi yang dicurinya itu berjumlah 6 amunisi, penangkapan itu sempat terjadi baku tembak, dan pelaku terkena satu tembakan dibagian dadanya,'' kata Direktur Kriminal Umum Polda Jambi, Edi Fariyadi.

Atas kejadian itu, Edi mengimbau agar setiap anggota untuk selalu waspada. Ia meminta kepada seluruh jajarannya untuk tetap berhati-hati dan jangan sampai lengah.
 

Loading...
Loading...