Jumat, 23 Agustus 2019 15:46 WITA

"Saya Terintimidasi," Mia Khalifa Blak-blakan Soal Adegan Seks Pakai Hijab

Editor: Andi Chaerul Fadli

RAKYATKU.COM - Mia Khalifa mengatakan dia meninggalkan industri pornografi karena malu pada tahun 2015. Serta kemarahan dari komunitas Muslim akibat adegan jilbab yang terkenal juga menjadi alasannya meninggalkan industri itu.

Dalam sebuah wawancana di BBC HARDtalk, Mia mengungkapkan bahwa dia merasa terintimidasi untuk menolak adegan seks mengenakan jilbab itu.

Perempuan berusia 26 tahun itu mengingat saat para produser menyuruhnya mengenakan jilbab untuk adegan itu.

"Saya bilang kepada mereka, 'Kalian akan membuat saya terbunuh'," katanya, dikutip dari Sputniknews, Jumat (23/8/2019).

Dia mengakui bahwa dia tidak dipaksa untuk melakukan hubungan seks di depan kamera karena itu akan memenuhi syarat dalam pemerkosaan. Tetapi dia takut menyuarakan keraguannya.

"Apakah Anda pernah merasa takut untuk, oh bukan takut, tetapi gugup, untuk berbicara dan mengatakan sesuatu di restoran ketika makanan Anda tidak enak saat pelayan datang dan bertanya 'bagaimana semuanya?'"

loading...

"Aku terintimidasi, aku gugup."

Mia memasuki industri film dewasa pada akhir 2014 dan tampil hanya dalam dua belas adegan selama kurun waktu tiga bulan. Namun hal itu yang membuatnya mendapatkan status dan nama besar di industri porno.

Adegan mengenakan jilbab mengirimkan gelombang kejutan di seluruh dunia Arab. Dan perempuan kelahiran Libanon itu mengaku bahkan menerima ancaman pembunuhan dari teroris dan telah dilarang dari beberapa negara Muslim.

Dia keluar dari industri tersebut pada awal 2015 dan bergabung dengan perusahaan pertahanan asuransi sebagai paralegal, sebelum bekerja sebagai model pembukuan dan webcam.

Loading...
Loading...