Kamis, 22 Agustus 2019 18:32 WITA

Rapat Kedua DPRD Bulukumba Diwarnai Insiden Kecil

Penulis: Rahmatullah
Editor: Abu Asyraf
Rapat Kedua DPRD Bulukumba Diwarnai Insiden Kecil
Suasana rapat perdana DPRD Bulukumba, Kamis (22/8/2019).

RAKYATKU.COM - Rapat kedua DPRD Bulukumba, Kamis (22/8/2019) diwarnai insiden kecil.

Rapat dengan agenda koordinasi itu awalnya diisi perkenalan. Maklum, setengah dari 40 anggota DPRD Bulukumba periode 2019-2024 adalah wajah baru.

Maksudnya, 20 di antaranya bukan anggota DPRD periode 2014-2019. Meski demikian, ada di antaranya yang sudah pernah duduk pada periode 2009-2014.

Rapat perdana digelar di gedung baru DPRD Bulukumba. Dipimpin ketua sementara, Haji Rijal didampingi wakil, Abd Kaab.

Legislator asal Partai NasDem, Haji Syarifuddin mengatakan, rapat itu diisi perkenalan satu sama lain. "Saya sarankan, baiknya kita saling kenal-kenal dulu," katanya.

Insiden kecil terjadi saat Abdul Kaab memandu rapat. Pengeras suara yang digunakan bermasalah sehingga suaranya tak jelas.

Loading...

Kondisi itu membuat seorang legislator PDIP,  Zulkifli Saiyye kesal. Dia termasuk wajah baru baru muka lama. Dia pernah menjadi anggota DPRD Bulukumba periode 2009-2014.

Bukan kali ini saja mikrofon di meja pimpinan DPRD bermasalah. Pada pelantikan Senin (19/8/2019) lalu, mikrofon tersebut juga bermasalah.

Kala itu, pidato ketua sementara DPRD Bulukumba, Haji Rijal tidak terdengar dengan jelas.

Sulkifli Saiyye lantas mengingat masa-masa saat dia menjadi anggota DPRD dulu. Saat itu tidak ada mikrofon yang rusak seperti itu yang terkesan dibiarkan saja.

"Tolong mic diperbaiki dulu, bapak pimpinan mohon skorsing sidang," ujarnya.

Loading...
Loading...