Selasa, 20 Agustus 2019 16:56 WITA

Caleg Terpilih Tersangkut Narkoba, Ketua PPP Makassar: Tidak Ada Ampun, Pecat!

Penulis: Rizal
Editor: Abu Asyraf
Caleg Terpilih Tersangkut Narkoba, Ketua PPP Makassar: Tidak Ada Ampun, Pecat!
Ketua DPC PPP Makassar, Busranuddin Baso Tika

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Ketua DPC PPP Kota Makassar, Busranuddin Baso Tika (BBT) memastikan akan memecat kader yang tersangkut kasus narkoba.

Caleg terpilih untuk DPRD Kota Makassar, Rachmat Taqwa Quraisy ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, Selasa (20/8/2019). 

Rachmat terpilih dari daerah pemilihan (dapil) 2 yang meliputi Kecamatan Kepulauan Sangkarang, Wajo, Ujung Tanah, Tallo, dan Bontoala.

Menurut BBT, pihaknya akan segera mengambil tindakan tegas jika memang yang bersangkutan terbukti melakukan penyalahgunaan narkoba.

"Narkoba itu adalah kejahatan tinggi. Narkoba itu harus kita perangi bersama. Itu adalah musuh bangsa, musuh negara ini," katanya. 

"Saya sebagai ketua PPP Makassar menegaskan kalau memang ada caleg PPP yang terbukti memakai narkoba atau apa saja kami pasti pecat di partai. Tidak ada ampun," tegas BBT.

Loading...

"Itu sesuai juga dengan undang-undang dan surat dari presiden bahwa narkoba itu harus kita perangi bersama. Tidak ada ampun untuk narkoba," lanjut BBT usai mengikuti rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) di kantor DPW PPP Sulsel, Selasa (20/8/2019).

Menurutnya, narkoba bahkan lebih kejam dari teroris. Oleh karena itu, katanya, kejahatan narkoba harus ditumpas secara bersama-sama.

"Jadi, narkoba itu lebih jahat dibandingkan dengan teroris. Tidak ada ampun bagi penikmat narkoba apalagi jika dia terlibat dalam jaringan. Tidak ada ampun. Kita harus perangi bersama-sama," tambahnya.

Namun, kata BBT, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian. Jika terbukti bersalah, katanya, maka sanksi tegas tersebut langsung dijatuhkan.

"Iya, saya menunggu hasil resmi dari kepolisian. PPP Makassar menunggu hasil resmi itu. Tapi intinya narkoba itu tidak ada ampun. Tetapi kalau ternyata dikemudian hari dia tidak bersalah dengan bukti hasil penyelidikan dari kepolisian yah tentu tidak boleh kita menindak beliau seperti itu. Kan keliru," demikian BBT.
 

Loading...
Loading...