Selasa, 20 Agustus 2019 19:14 WITA

Miris, Para Pembunuh Nurhikmah Tertawa Saat Rekonstruksi

Editor: Aswad Syam
Miris, Para Pembunuh Nurhikmah Tertawa Saat Rekonstruksi
Para tersangka diberi arahan saat proses rekonstruksi di Lapangan Aspol Kalibliruk, Slawi, Selasa, (20/8/2019).

RAKYATKU.COM, TEGAL - Sebanyak lima tersangka pelaku pembunuhan terhadap Nurhikmah (16), yang mayatnya sudah jadi tengkorak saat ditemukan di rumah kosong, di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, menjalani reka ulang di Lapangan Aspol Kalibliruk, Slawi, Selasa, (20/8/2019).

Mengenakan baju tahanan biru, mereka mengikuti arahan petugas. Mereka diminta untuk memperagakan bagaimana mereka membunuh Nurhikmah, hingga memasukkan mayat korban ke dalam karung dan mengikatnya.

Para pelaku, Abdul Malik (20), Muhammad Soproi (18), Saiful Anwar (24), NL (17), dan AI (15), terlihat sempat saling tertawa saat reka adegan.

"Para pelaku memang tampak tak ada penyesalan. Masih sempat bercanda. Hal itu karena kasus pembunuhan sudah terjadi berbulan-bulan lalu, tepatnya April 2019 lalu," kata Kasatreskrim Polres Tegal, AKP Bambang Purnomo sebagaimana dilansir dari Tribunnews.

Ada 35 adegan diperagakan di tiga lokasi berbeda. "Kita mengambil lokasi rekonstruksi di Lapangan Aspol Kalibliruk Slawi. Kita tidak ambil di TKP aslinya karena situasi di sana tidak memungkinkan. Akses juga buruk," jelas Kasatreskrim.

Loading...

Sementara, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ni Luh Made Arie Adi Ningsih yang ikut hadir, memastikan bahwa dua tersangka perempuan yang diketahui masih di bawah umur, tetap tidak akan dilakukan diversi.

"Karena pidana hukum lebih dari tujuh (7) tahun penjara sehingga tidak ada diversi, namun tetap akan dibimbing. Dari rekonstruksi ini, semua adegan sudah sesuai dengan berkas penyidikan. Tindakan pembunuhan ini memang dipicu karena para pelaku berada dalam pengaruh miras," papar Arie.

Kasus ini menggegerkan warga di Desa Cerih pada Jumat (9/8/2019) lalu, ketika seorang warga menemukan tulang belulang di dalam karung plastik.

Kelima tersangka kemudian bisa diamankan para penyidik Satreskrim Polres Tegal, setelah 24x2 jam usai geger penemuan jasad.

Loading...
Loading...