Selasa, 20 Agustus 2019 19:30 WITA

Tuntut Transparansi Dana BOS, Pelajar SMAN 1 Parepare Demo Sekolahnya

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Abu Asyraf
Tuntut Transparansi Dana BOS, Pelajar SMAN 1 Parepare Demo Sekolahnya
Ratusan pelajar SMAN 1 Parepare menggelar unjuk rasa di halaman sekolah berstatus mandiri dan standar Nasional tersebut, Selasa siang (20/8/2019).

RAKYATKU.COM,PAREPARE - Ratusan pelajar SMAN 1 Parepare menggelar unjuk rasa di halaman sekolah berstatus mandiri dan standar Nasional tersebut, Selasa siang (20/8/2019).

Ini kali kedua pelajar setempat menggelar aksi yang sama. Aksi pertama, digelar Senin (19/8/2019) yang ditandai dengan pemasangan spanduk berisi seruan protes yang diarahkan pada pihak sekolah.

Muhammad Irfan, salah seorang pelajar mengatakan, aksi yang mereka lakukan adalah reaksi akibat tidak transparannya pihak sekolah terhadap pengelolaan Dana Operasional Sekolah (BOS). 

Pasalnya, kata dia, tak sedikit kegiatan lomba yang diikuti pelajar dan membawa nama SMAN 1 Parepare, tidak mendapat perhatian dari pihak sekolah. 

"Kami terpaksa menggunakan dana swadaya. Kami harus patungan untuk membiayai diri sendiri ketika ikut lomba. Padahal, itu membawa nama sekolah," katanya.

Pelajar yang berasal dari sejumlah organisasi internal yang ada di SMAN 1 Parepare tersebut, kata Irfan lagi, bahkan telah meminta pihak sekolah untuk membuka pembukuan dan aliran terkait penggunaan dana BOS. 

"Tapi pihak sekolah justru memberi jawaban secara garis besar saja, seperti dana prasarana olahraga Rp40 juta per tahun. Ketika dimintai terperincinya, malah mereka (pihak sekolah) bilang bukan ranah kami," papar Irfan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan SMAN 1 Parepare berdalih bahwa pengelolaan dana BOS sudah sesuai peruntukannya. 

Loading...

"Kalau soal lomba-lomba yang diikuti pelajar, memang swadaya karena tidak diatur dalam juknis penggunaan dana BOS," katanya.

Hal berbeda dikatakan Bendahara SMAN 1 Parepare, Syamsuddin. Dia mengatakan, seluruh kegiatan lomba baik tingkat regional maupun nasional dibiayai pihak sekolah menggunakan dana BOS. 

"Kecuali lomba tingkat lokal, misal seperti lomba basket memang swadaya pelajar karena tidak ada dalam BOS," ujarnya.

Syamsuddin mengemukakan, dua triwulan dana BOS yang terkucur di SMAN 1 Parepare mencapai sekitar Rp700 juta. Saat ini tersisa Rp100 juta. 

Khusus untuk biaya lomba yang diikuti pelajar baik tingkat regional maupun nasional, dana yang dikeluarkan sudah mencapai ratusan juta.

"Itu lomba yang diikuti pelajar kita dari Januari lalu hingga sekarang," katanya.

Sesuai peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2019 tentang Juknis BOS Reguler, tiap pelajar mendapat Rp1,4 juta per tahun. Di SMAN 1 Parepare, saat ini tercatat setidaknya terdapat seribuan pelajar.

Loading...
Loading...