Selasa, 20 Agustus 2019 15:28 WITA

Sempat Salat Jumat Bersama Terdakwa, Saksi Ungkap Isi Pembicaraannya dengan Wahyu Jayadi

Editor: Abu Asyraf
Sempat Salat Jumat Bersama Terdakwa, Saksi Ungkap Isi Pembicaraannya dengan Wahyu Jayadi
Suasana sidang dengan agenda pemeriksaan saksi di PN Sungguminasa, Gowa, Selasa (20/8/2019).

RAKYATKU.COM,GOWA - Majelis hakim memeriksa salah seorang saksi kasus pembunuhan jasad Sitti Zulaeha Djafar di Patallasang pada Maret 2019 lalu, Selasa (20/8/2019). Sidang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sungguminasa, Gowa.

Dia adalah Iskandar. Saksi mengaku sempat salat Jumat bersama terdakwa Wahyu Jayadi di masjid tidak jauh dari Rumah Sakit Bhayangkara, tempat jenazah Zulaeha akan diautopsi.

"Saya juga sempat saling berbicara dengan terdakwa. Salah satu pembicaraan kami, bahwa Wahyu saat itu mengatakan turut berduka cita dan sedih atas meninggalnya Zulaeha Djafar secara sadis," kata Iskandar dalam persidangan.

Dia tidak tahu, bahwa orang yang ia temani salat Jumat itu pembunuh Zulaeha di Patallasang. 

Wahyu sempat mengelak bahwa dirinya yang membunuh Zulaeha kepada keluarganya korban. 

Pada saat itu, keduanya datang ke rumah sakit tersebut sambil menunggu kedatangan jenazah Zulaeha yang ditemukan meninggal pada Jumat (22/3/2019).

Loading...

Dalam keterangan lainnya, Iskandar juga sempat datang ke lokasi penemuan mayat Zulaeha di dalam mobilnya. Tepatnya di depan Perumahan Zarindah Gowa. 

Dia mengaku tidak memperhatikan sabuk pengaman yang diikat di leher korban. 

"Saya hanya melihat korban meninggal pada saat sedang duduk tanpa menggunakan jilbab. Saya juga melihat ada darah kering di leher Zulaeha dari jarak sekitar satu meter dari posisi korban," tambah Iskandar.


 

Loading...
Loading...