Selasa, 20 Agustus 2019 10:45 WITA

Ada Lemparan dari Luar, 258 Napi Lapas Sorong Serang Sipir lalu Kabur

Editor: Abu Asyraf
Ada Lemparan dari Luar, 258 Napi Lapas Sorong Serang Sipir lalu Kabur
Suasana saat napi Lapas Sorong melarikan diri usai membobol tembok dan menyerang petugas. (FOTO: IST)

RAKYATKU.COM - Demo rusuh di Manokwari menjadi "keuntungan" tersendiri bagi narapidana di Lapas Sorong. Mereka bisa menghirup udara bebas hingga batas waktu yang tak ditentukan.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM mengungkap data bahwa 258 narapidana kabur dari Lapas Sorong, Senin (19/8/2019).

Dari rekaman video yang dilihat Rakyatku.com, para napi tampak berlari-lari kecil meninggalkan lapas. Setelah sampai di jalanan di luar lapas, tampak tidak ada yang berusaha mencegah mereka.

Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Ade Kusmanto mengatakan, mereka kabur setelah terprovokasi massa yang berunjuk rasa.

Massa sempat melempari Lapas Sorong dengan batu. Lemparan itu membuat narapidana bereaksi. Namun, mereka bukan menyerang massa, melainkan sipir dan petugas lainnya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.15 WIT. Pada pukul 17.00, beberapa napi berhasil menjebol tembok sisi kanan Lapas Sorong dan jendela ruang registrasi. 

Loading...

Penjebolan tembok ini menjadi sarana warga binaan melarikan diri. Sehingga terjadi kerusuhan yang berujung pada perlawanan kepada petugas, pembakaran Lapas Sorong dan pelarian narapidana. 

Saat menghalau napi, petugas sempat terlibat bentrok fisik. Namun, karena jumlah warga binaan jauh lebih besar, petugas akhirnya mundur dan membiarkan napi melarikan diri.

Seorang petugas terluka oleh napi karena menghalangi napi yang memaksa keluar lapas.

Dari total 547 narapidana, 289 orang tetap berada di Lapas Sorong. Sementara 258 orang lainnya melarikan diri. 

Loading...
Loading...