Selasa, 20 Agustus 2019 10:29 WITA

Pondok Berdarah, Saksi Bisu DS Pertahankan Keperawanan

Editor: Aswad Syam
Pondok Berdarah, Saksi Bisu DS Pertahankan Keperawanan
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, SIAK - Sabtu, 17 Agustus 2019. Yogi Pratama (19) remaja asal Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau, menjemput pacarnya DS (14) di rumahnya Kamp Libo Jaya, Kandis. Alasannya hendak menonton perayaan kemerdekaan.

Dengan sepeda motor, mereka kemudian berboncengan. Yogi dan DS baru sepekan kenal. Perkenalan mereka dari Facebook.

Pada sore harinya, Yogi membawa DS ke sebuah pondok kosong. Saat berduaan, timbul niat bejat Yogi. Dia lalu merayu DS untuk berhubungan badan.

Namun, DS menolak. Saat Yogi memaksa, DS melarikan diri demi mempertahankan kesuciannya. 

Yogi kemudian mengambil cangkul di pondok sawah itu, lalu mengejar DS. Cangkul itu lalu diayunkan ke kepala DS. Gadis itu ambruk seketika dengan kepala bersimbah darah.

Korban yang sudah tak berdaya, lalu diseret ke pondok. Di sana, pelaku memperkosa korban.

Usai itu, pelaku meninggalkan jasad korban begitu saja. Dia lari membawa ponsel korban. 

Pelaku kabur ke Kelurahan Telaga Sam Sam, Kandis dan menjual handphone korban di sana.

Setelah menjual ponsel korban, Yogi pergi ke wilayah Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, untuk menonton hiburan rakyat dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 RI.

Loading...

Setelah itu, pelaku kembali ke Kecamatan Kandis dan berhenti untuk minum kopi di pos sekuriti di Kamp Bekalar.

Saat itulah, tersangka dibekuk oleh polisi.

"Tersangka ditangkap pada Minggu 18 Agustus 2109, di Dusun Papala Pondok 2 Kampung Bekalar, Kecamatan Kandis, Siak," kata Kepala Urusan Humas Polres Siak Bripka Dedek Prayoga seperti dilansir dari Tribunnews.

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh petani bernama Tumiran (49). Saat itu, dia hendak mengambil angkong di pondoknya.

Tiba-tiba dia dikejutkan dengan penemuan jenazah. Tumiran kemudian melapor ke ketua RT setempat dan selanjutnya diteruskan ke Polsek Kandis.

Yogi saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polsek Kandis.

Barang bukti yang diamankan berupa satu buah cangkul, ponsel milik korban dan satu unit sepeda motor milik pelaku.

Loading...
Loading...