Selasa, 20 Agustus 2019 09:16 WITA

Setelah Dilarang Ceramah di Malaysia, Zakir Naik Tuntut 4 Tokoh Bayar Ganti Rugi

Editor: Abu Asyraf
Setelah Dilarang Ceramah di Malaysia, Zakir Naik Tuntut 4 Tokoh Bayar Ganti Rugi
DR Zakir Naik

RAKYATKU.COM - Dai asal India, Dr Zakir Naik menuntut empat pejabat Malaysia. Mereka diminta meminta maaf atas fitnah yang dilakukan.

Permintaan maaf itu harus dilakukan dalam waktu 48 jam. Selain permintaan maaf, Zakir Naik juga menuntut mereka untuk membayar ganti rugi.

Dikutip dari The Star, Selasa (20/8/2019), Zakir juga menuntut empat orang itu membayar ganti rugi yang cukup supaya terhindar dari penuntutan terkait fitnah.

Permintaan Zakir itu disampaikan dalam surat lewat kantor pengacara Akberdin & Co pada Senin (19/8/2019) waktu setempat kepada empat orang yang dituju, yakni Wakil Ketua Menteri II Penang bernama P Ramsamy, Anggota dewan Majelis Bagan Dalam Muniandy, mantan duta besar Datuk Dennis Ignatius, dan anggota Parlemen Malaysia dari Klang (Selangor) bernama Charles Santiago.

Namun, Santiago menegaskan tidak akan pernah meminta maaf kepada Zakir Naik. "Saya teguh pada pernyataan saya dan tak akan meminta maaf ke Zakir," kata Santiago.

Tuntutan Zakir Naik dilayangkan usai melaporkan Menteri Sumber Daya Manusia M Kulasegaran ke polisi dan empat orang di Shah Alam, Jumat (16/8/2019) lalu. 

Zakir berpandangan bahwa lima orang itu telah salah mengutip kalimatnya dan mengeluarkannya dari konteks. Zakir menyatakan kalimatnya itu keluar untuk menjawab pertanyaan atas ceramahnya yang bertema "Miskonsepsi tentang Islam" di Kelantan, 8 Agustus lalu.

Zakir mengklaim orang-orang yang dia tuntut permintaan maaf itu telah memfitnahnya. Santiago telah mengunggah tulisan "Pertemuan kabinet pada Rabu harus membahas campur tangan Zakir Naik dalam politik" di akun Facebooknya, 13 Agustus lalu.

Pada surat ke Ignatius, Zakir mengutip tulisan pada 13 Agustus berjudul "Kenapa memberdayakan demagog seperti Zakir Naik?". Zakir menganggap tulisan itu sebagai fitnah.

Loading...

Zakir mengklaim Ramasamy telah memfitnah dirinya pada 8 Agustus, lewat tulisan berjudul "Naik jangan pertanyakan loyalitas kaum Hindu di Malaysia". Zakir juga menyoroti artikel pada 12 Agustus berjudul "Anggota dewan geram setelah Zakir menyarankan orang Hindu di sini lebih mendukung Modi ketimbang Dr Mahathir".

Dilarang Ceramah di Seluruh Malaysia

Sebelumnya, Zakir Naik dilarang berceramah di seluruh Malaysia. Larangan itu dilatarbelakangi pertimbangan keamanan nasional Malaysia.

Malay Mail melaporkan, perintah pelarangan terhadap Zakir telah beredar, dan kebenarannya telah dikonfirmasi oleh juru bicara Polisi Diraja Malaysia, Datuk Asmawati Ahmad.

"Ya. Perintah itu telah diterbitkan kepada semua kepolisian, dan ini telah dilakukan demi kepentingan keamanan nasional dan untuk menjaga harmoni rasial," kata Asmawati kepada Malay Mail.

Sebelum perintah untuk melarang Zakir Naik berceramah di seluruh negara bagian Malaysia ini terkonfirmasi, sudah ada tujuh negara bagian yang melarang Zakir ceramah. 

Larangan ini diumumkan saat Zakir Naik tengah memicu polemik usai melontarkan komentar kontroversial soal etnis minoritas di Malaysia.

Tujuh negara bagian yang melarang Zakir Naik itu yakni Melaka, Johor, Selangor, Penang, Kedah, Perlis, dan Sarawak. 

Loading...
Loading...