Minggu, 18 Agustus 2019 13:45 WITA

Ayah Meninggal Akibat Penyakit yang Sama, Adnan dan Shinto Kompak Menyanyikan "Hanya Rindu"

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Aswad Syam
Ayah Meninggal Akibat Penyakit yang Sama, Adnan dan Shinto Kompak Menyanyikan
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan tampil duet dengan Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, Sabtu, 17 Agustus 2019.

RAKYATKU.COM, GOWA - Panggung itu gemerlap dengan cahaya biru. Latar belakangnya dipenuhi foto-foto mendiang mantan Bupati Gowa dua periode, Ichsan Yasin Limpo.

Di tengah panggung, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dengan seragam putih-putih, memegang pelantang yang terpasang di stand. Adnan tak sendiri. Putranya berdiri di dekatnya. Dan di pojok kiri panggung, di sebuah kursi tinggi, duduk Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga. Dia memangku sebuah gitar dengan pelantang yang juga ada di depannya.

"Kami berdua sengaja tampil bersama-sama, mengingat ayah Pak Shinto juga meninggal akibat sakit yang sama dengan ayah saya," kata Adnan.

Ayah AKBP Shinto Silitonga, juga meninggal akibat sakit kanker yang yang dideritanya. Sama seperti sakit yang diderita mendiang Ichsan Yasin Limpo yang berpulang pada 30 Juli 2019 lalu. 

Ayah Meninggal Akibat Penyakit yang Sama, Adnan dan Shinto Kompak Menyanyikan

Loading...

Shinto pun mulai memetik gitarnya. "Lagu 'Hanya Rindu' ini, saya sampaikan untuk ayah saya sekaligus mantan bupati Gowa, sang pelopor pendidikan di Kabupaten Gowa," kata Adnan, pada malam resepsi HUT ke-74 Kemerdekaan RI di Lapangan Hasanuddin, Sabtu (17/8/2019) malam.

Adnan pun melantunkan lagu berjudul "Hanya Rindu" milik artis jebolan Rising Star, Andmesh Kamaleng. Diiringi petikan gitar AKBP Shinto Silitonga dan Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Unhas.

Dan selama mereka bernyanyi, foto Ichsan pun tampil di layar panggung. Suasana haru dan sedih tampak dalam acara malam resepsi tersebut. Lirik lagu, suara, petikan gitar yang mereka bawa, membuat para penonton ikut bernyanyi dan merasakan apa yang dirasakan Adnan sebagai seoarang anak yang telah ditinggal pergi selamanya oleh ayah tercintanya.

Sebelum bernyanyi, Adnan memanjatkan doa untuk ayahandanya. Mereka yang hadir, terdiri atas pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa dan masyarakat, mengaminkan.

Loading...
Loading...