Sabtu, 17 Agustus 2019 07:21 WITA

Setiap Hari Pak Guru Jalan Kaki 8 Km ke Sekolah, Menangis Saat Dihadiahi Sepatu Siswanya

Editor: Aswad Syam
Setiap Hari Pak Guru Jalan Kaki 8 Km ke Sekolah, Menangis Saat Dihadiahi Sepatu Siswanya
Cesar Punzalan membuka kado yang diberikan murid-muridnya.

RAKYATKU.COM, FILIPINA - Cesar Punzalan tak dapat menahan rasa haru, ketika membuka kardus. Guru asal Filipina itu, mendapat hadiah sepatu dari siswanya saat hadir di Immaculate Heart of Mary School di Laguna, pada Senin, 12 Agustus 2019.

Menurut South China Morning Post, guru yang berdedikasi ini berjalan 8 km setiap hari ke sekolah. Akibatnya, sepatunya compang-camping. Itu demi memenuhi tanggung jawabnya sebagai seorang guru. 

Tindakan mulianya ini tidak luput dari perhatian murid-muridnya. Mereka merasa kasihan saat melihat sepatu pak gurunya. 
Mereka memutuskan untuk kumpul uang dan memberikan hadiah kepada Cesar sebagai penghargaan.

Anda dapat menonton video yang menghangatkan hati di sini:

Adegan dimulai ketika Cesar memasuki ruang kelas, bersiap untuk memulai kelasnya. Ketika dia akan memulai ceramahnya, seorang siswa dengan bercanda menginterupsi dia. "Pak, sebelum Anda mulai, kami memiliki hadiah untuk Anda."

Cesar kemudian diberi sebuah kotak yang diikat dengan pita, sementara para siswa bersorak dan bertepuk tangan untuknya. Dia tampak terkejut dan ragu-ragu untuk sesaat sebelum membuka kotak itu.

Pria berusia 50 tahun itu bertanya, apa yang ada di dalam kotak yang diberikan kepadanya.

"Saya tahu, kalian mau kerjai bapak kan? Pasti isinya kodok. Atau...jangan-jangan kecoak," ujar Cesar.

Dia terus perlahan membuka ikatan pita, tampaknya gugup tentang apa yang akan ada di dalam kotak.

Ingin mempercepat proses, para siswa kemudian menawarkan kepadanya gunting, karena mereka tidak sabar untuk melihat reaksinya.

Loading...

Sepertinya Cesar ragu untuk membuka kotak itu, ketika murid-muridnya terus bercanda dengan mengatakan bahwa itu bisa berupa rumah plus banyak tanah, satu juta dolar dalam bentuk tunai, atau bahkan ular. Mereka bahkan mengatakan bahwa dia harus berhati-hati karena isinya mungkin menggigitnya.

Begitu dibuka, seluruh kelas meledak bersorak saat Cesar menatap sepatu dengan tak percaya.

"Mengapa kamu menghabiskan uang?" tanyanya.

Salah satu siswa menjawab bahwa masing-masing dari mereka, ingin menyumbangkan uang mereka untuk membeli sepatu karena mereka mencintainya.

"Ini hanya hadiah kecil dibandingkan dengan apa yang telah Anda berikan kepada kami," kata mereka.

Guru itu sangat tersentuh oleh hadiah murid-muridnya, sehingga dia meneteskan air mata.

Cesar kemudian menjelaskan, bahwa dia tidak mengharapkan apa-apa dari murid-muridnya, karena dia hanya ingin berbagi pengetahuannya dengan murid-muridnya.

Mereka kemudian memberinya jawaban yang tulus;

"Tapi Pak, sebelum kita pergi, kami ingin memastikan bahwa kami juga memberikan sesuatu kepadamu yang akan membuatmu bahagia."

Loading...
Loading...