Jumat, 16 Agustus 2019 21:14 WITA

Usai Minta Pijat, Pak Kepsek di Tator Tiduri Siswinya

Penulis: Azwar Basir
Editor: Aswad Syam
Usai Minta Pijat, Pak Kepsek di Tator Tiduri Siswinya
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dunia pendidikan di Sulawesi Selatan (Sulsel) tepatnya di Kabupaten Tana Toraja, kembali tercoreng. Seorang oknum kepala sekolah di salah satu sekolah di Tana Toraja, setubuhi anak didiknya sendiri.

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Jon Paerunan mengungkap kronologi aksi cabul tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi April 2019 lalu. Saat itu, korban NS datang ke rumah pelaku IGS (56) karena dipanggil.

"Ada apa pak," tanya NS menanyakan perihal dirinya dipanggil pak Kepala Sekolah.

"Masuk dulu nak...pijatka dulu. Pegal-pegal semua badanku," ujar IGS memasang akal bulusnya.

Saat itu, di rumah pelaku, hanya dia dan korban. Di ruang tamu, NS lalu memijat pelaku.

Sekitar 15 menit kemudian, pelaku meminta untuk dipijat di dalam kamar.

Loading...

"Kita pindah di kamar degh...dak enak di sini," ajak IGS sambil menarik tangan NS.

Dan di dalam kamar, saat dipijat, tangan IGS menggerayangi tubuh anak didiknya tersebut. Ujungnya, IGS menyetubuhi korban.

Kejadian ini baru dilaporkan oleh korban ke unit PPA Polres Tana Toraja pada Kamis, 15 Agustus 2019 kemarin. Sehingga Polres Tana Toraja langsung menindaklanjuti dan menetapkan oknum kepala sekolah tersebut sebagai tersangka.

"Tersangka ditahan di rutan Polres Tator untuk menjalani proses penyidikan selanjutnya," kata Jon Paerunan.

"Tersangka ditahan atas dugaan tindak pidana asusila terhadap anak di bawah umur," tambah AKP Jon Paerunan.

Pelaku IGS, merupakan pengelola sekolah sekaligus kepala sekolah di salah satu sekolah swasta di Mengkendek, Tana Toraja dan NS merupakan murid dari tersangka.

Loading...
Loading...