Rabu, 14 Agustus 2019 22:16 WITA

Putra Mantan Sekda Palopo Gantung Diri, Ibu Suruh Teman Cari di Rumah Kebun

Penulis: Azwar Basir
Editor: Abu Asyraf
Putra Mantan Sekda Palopo Gantung Diri, Ibu Suruh Teman Cari di Rumah Kebun
Suasana evakuasi Alfian, putra mantan Sekda Palopo, Marten Jaya. (FOTO: IST)

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Penyebab Alfian, putra mantan Sekda Palopo Marten Jaya, gantung diri masih misterius.

Namun, ada yang menarik dari firasat sang ibu. Sebelum ditemukan, Verawati --ibu korban-- amat gelisah. Putranya tidak bisa dikontak. 

Entah mengapa, Rabu siang (14/8/2019) sekitar pukul 13.20 wita, Verawati meminta tolong Panji Pratama (40), mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palopo. 

Rekan Alfian itu diminta tolong mencari korban di kebun. Panji menurut. Namun, dia tidak menemukan Alfian di kebun dekat rumah korban.

Panji pulang melaporkan bahwa dirinya tak menemukan korban.

Verawati belum puas. Dia meminta Panji ke kebun sekali lagi dan meminta agar melihat ke dalam rumah yang ada di kebun. "Mungkin dia tidur," ucap Verawati kepada Panji.

Loading...

Alangkah kagetnya Panji. Saat melongok ke dalam rumah kayu itu, dia melihat Alfian dalam keadaan tergantung. Lehernya terjerat tali nilon.

Rumah itu punya dua kamar. Alfian tewas tergantung dengan tali nilon berwarna hijau di kamar bagian belakang.

Panji langsung berlari pulang melaporkan temuannya. Sekitar pukul 14.00 wita kedua orang tua korban tiba di TKP dan langsung mengevakuasi korban dibantu keluarga.

"Sekitar pukul 14.15 wita piket Intelkam, piket Reskrim dan Polsek Wara, serta Unit Inafis yang dipimpin Kapolsek Wara Kompol Marthen Sipa didampingi KBO Sat Intelkam Iptu Unias Tangkin dan Kanit Inafis Iptu Musafir tiba di TKP untuk melakukan olah TKP dan visum. Namun keluarga korban menolak untuk dilakukan visum," kata Kapolres Palopo, AKBP Ardiansyah.

"Saat ini Polres Palopo melakukan mediasi kepada pihak keluarga korban agar sebelum korban dimandikan dilakukan visum terlebih dahulu," ujar Ardiansyah.
 

Loading...
Loading...