Rabu, 14 Agustus 2019 17:07 WITA

"Tenang-tenang Mako Wahyu, Awasko," Ancam Keluarga Almarhumah Zulaeha Djafar

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Aswad Syam
Wahyu Jayadi (membelakang), terdakwa kasus pembunuhan terhadap Sitti Zulaeha Djafar menjalani sidang perdana di PN Sungguminasa Gowa.

RAKYATKU.COM, GOWA - Hakim Ketua kasus pembunuhan Sitti Zulaeha Djafar dengan terdakwa Wahyu Jayadi di PN Sungguminasa, Muhammad Asri SH MH, memegang palu sidang. 

"Sidang kita lanjutkan pada Selasa, 20 Agustus 2019 mendatang. Saya meminta untuk menghadirkan ke-15 saksi tersebut pada hari itu," ujar hakim ketua sambil mengetukkan palu.

Wahyu Jayadi yang mengenakan rompi warna merah bertuliskan "Tahanan Kejaksaan Negeri Gowa" pun dikawal polisi ke mobil tahanan.

Dia melewati keluarga mendiang Sitti Zulaeha Djafar yang telah dia bunuh dengan keji.

"Tenang-tenang mako dulu Wahyu. Nantipi kau. Awasko," ujar salah satu keluarga korban yang enggam disebut namanya.

Loading...

Sidang perdana pembunuhan kasus Sitti Zulaeha Djafar dengan terdakwa Wahyu Jayadi, berlangsung sekitar 45 menit. Agendanya pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum.

Hakim ketua meminta kepada jaksa penuntut umum (JPU) untuk menghadirkan nama-nama yang akan menjadi saksi dalam persidangan. 

Hakim ketua dan JPU sempat bernegosiasi terkait sidang lanjutan untuk menghadirkan beberapa saksi yang dibacakan oleh JPU.

Pihak JPU menyebut, terdapat 15 nama dalam materi dakwaan yang akan dipanggil sebagai saksi dalam persidangan tersebut.

Loading...
Loading...