Rabu, 14 Agustus 2019 14:45 WITA

Pelaku Jawab Panggilan di Ponsel Korban, Ini yang Bikin Nurhikmah Dikira Masih Hidup

Editor: Aswad Syam
Pelaku Jawab Panggilan di Ponsel Korban, Ini yang Bikin Nurhikmah Dikira Masih Hidup
NL si pembunuh dan korban, Nurhikmah.

RAKYATKU.COM, TEGAL - Usai menyetubuhi dan mencekik Nurhikmah (16) hingga tewas di rumah kosong April 2019 lalu, AM dibantu empat pelaku kemudian memasukkan jasad korban ke dalam karung, lalu diikat tali rafiah.

Lalu mereka membawa barang-barang pribadi korban. Kelima pelaku pembunuhan itu adalah tiga pria MS, AM, SA, serta dua perempuan yakni, NL dan AI. Mereka masih memiliki hubungan darah dengan korban.

Kedua orang tua korban bercerai dan pisah rumah. Saat itu, ponsel korban dibawa oleh NL. Saat ibu korban menelepon, NL berpura-pura sebagai korban, dia memberitahukan posisinya, dan mengaku tengah bersama ayahnya.

Lalu, sang ibu tak pernah mencari putrinya, karena menyangka sedang bersama ayahnya. Hal yang sama jadi perkiraan sang ayah. Sejak itu, dia tak pernah mencari putrinya, karena menyangka ada di rumah ibunya. 

Pembunuhan baru terungkap 3 bulan kemudian. Yakni pada Jumat, 9 Agustus 2019 lalu. Sekitar pukul 07.30 WIB, seorang warga (saksi 1) mencium bau busuk dari dalam rumah kosong, lalu menuju ke rumah kosong tersebut, dan melihat ada karung yang terbuat dari plastik yang diikat menggunakan tali rafia berbentuk pocong.

Kemudian warga tersebut memanggil warga lainnya (saksi 2), lalu memerintahkan untuk membuang karung plastik yang berbau busuk tersebut.

Loading...

Dibantu warga (saksi 3) karung berbau busuk tersebut ditarik keluar. Pada saat menarik karung plastik, saksi melihat ada tulang di dalam karung. Merasa penasaran, saksi 2 membuka tali yang mengikat karung plastik tersebut. Ternyata, karung plastik itu berisi tulang dan tengkorak manusia.

Mereka selanjutnya melaporkan penemuan mayat tersebut kepada Kepala Desa dan ke Polsek Jatinegara.

Setelah diidentifikasi, terungkap kalau korban adalah Nurhikmah. Gadis yang sudah tiga bulan menghilang dan dalam pencarian pihak keluarga.

Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo mengatakan, mereka menangkap lima orang pelaku. Mereka masih di bawah umur. Rata-rata masih kerabat korban.

Mereka terdiri dari 3 laki-laki masing-masing, MS, AM, SA, serta dua perempuan yakni, NL dan AI.

Loading...
Loading...