Selasa, 13 Agustus 2019 15:02 WITA

Istri Sakit Kanker, Anak Ingin Bercerai, Pak Haji Gantung Diri di Rumah Mertua di Bantaeng

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Abu Asyraf
Istri Sakit Kanker, Anak Ingin Bercerai, Pak Haji Gantung Diri di Rumah Mertua di Bantaeng
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM,BANTAENG - Hafsah (43) langsung berteriak histeris saat membuka pintu rumah, Selasa pagi (13/8/2019). Matanya tertuju ke pohon mangga dekat rumah.

Dia melihat kakak iparnya, Haji Abdul Wahab (53) sedang tergantung. Lehernya terjerat tali nilon. Tubuhnya sudah kaku. Diduga aksi gantung diri terjadi beberapa jam sebelum ditemukan.

Hafsah langsung memanggil ibunya, Hajah Subaedah yang juga mertua Abdul Wahab. Tetangga pun berdatangan. Mereka nyaris tak percaya Haji Wahab nekat melakukannya.

Sebulan terakhir, Haji Abdul Wahab memang tinggal di rumah mertuanya. Maklum, istrinya yang menderita kanker tengah dirawat di RS Anwar Makkatutu, Bantaeng. 

Rumah mertuanya di Jalan Bete-Bete Tompong, Kelurahan Letta, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng itu tergolong lebih dekat dari rumah sakit. Hanya berjarak 1,5 kilometer. Haji Wahab sendiri diketahui tinggal di Jalan Dr Ratulangi, Bulukumba.

Loading...

Haji Wahab diduga mengalami depresi sehingga nekat bunuh diri. Hafsah terakhir kali melihat kakak iparnya itu masuk kamar sekitar pukul 22.00 wita pada Senin malam (12/8/2019).

"Istrinya sebulan lebih dirawat di RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng karena penyakit kanker payudara," tutur Hj Subaedah.

Masalah lain menyita pikirannya adalah anak perempuannya berencana bercerai dengan suaminya.

Paur Humas Polres Bantaeng, Aipda Sandri mengatakan, korban diduga gantung diri sekitar pukul 04.00 wita.
 

Loading...
Loading...