Selasa, 13 Agustus 2019 13:30 WITA

Isu Kongres Pembawa Berkah PSK, Dewi Cerita Kader PDIP yang Diisolasi

Editor: Abu Asyraf
Isu Kongres Pembawa Berkah PSK, Dewi Cerita Kader PDIP yang Diisolasi
Suasana di depan Grand Inna Bali Beach yang menjadi lokasi kongres PDIP.

RAKYATKU.COM - Politikus PDIP, Dewi Tanjung melaporkan pemilik akun Twitter gara-gara ciutan bahwa kongres Bali membawa berkah bagi pekerja seks komersil (PSK).

Pemilik akun @LisaAmartatara3 membuat cuitan mengutip berita salah satu media online nasional. Dia meng-copy pasta salah satu bagian isi berita itu.

"Kongres PDIP di Bali membawa berkah. Setidaknya, untuk para PSK (penjaja seks komersial). Para wanita malam itu mendapatkan rupiah lebih banyak dibanding hari biasa, karena banyaknya penggembira dan utusan kongres PDIP yang melakukan transaksi," tulis akun @LisaAmartatara3.

Cuitan itu ternyata membawa masalah. Sejumlah politikus PDIP tak terima. Diwakili Dewi Tanjung, mereka melapor ke Polda Metro Jaya.

"Hari ini saya dari bandara Bali langsung ke Polda Metro melaporkan akun yang bernama @Lisaamartatara3. Dia menghina partai saya, PDI Perjuangan, dan masyarakat Bali," kata Dewi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (12/8/2019).

Laporan itu tertuang di nomor polisi LP/4952/VIII/2019/PMJ/Dit Reskrimsus tanggal 12 Agustus 2019. Dewi pun membawa bukti-bukti berupa hasil tangkapan layar yang dimasukan ke dalam flashdisk. 

Loading...

"Terkesan saya melihat dia menghina kader PDIP datang ke Bali untuk melakukan transaksi-transaksi dengan PSK-PSK di sana," tambahnya.

Benarkah tidak ada satu pun peserta kongres PDIP yang "jajan" di Bali?

Dewi bilang, para kader telah diisolasi selama pelaksanaan kongres. "Kader keluar itu langsung ditegur dan dicabut ID dan KTA-nya oleh DPP partai," ucapnya.

Dewi mengakui bahwa pemilik akun merepost berita media online tahun 2005. Setelah dilapor ke Polda Metro Jaya, akun @LisaAmartatara3 sudah tidak bisa ditemukan. 

Loading...
Loading...