Selasa, 13 Agustus 2019 08:48 WITA

Waria Ikut Lomba Gerak Jalan Indah? Politikus PPP Bulukumba Sarankan Begini

Penulis: Rahmatullah
Editor: Abu Asyraf
Waria Ikut Lomba Gerak Jalan Indah? Politikus PPP Bulukumba Sarankan Begini
Muh Jufri

RAKYATKU.COM,BULUKUMBA - Gerak jalan indah menjadi salah satu daya tarik tersendiri pada peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba.

Kehadiran kelompok waria sebagai peserta menjadi hiburan tersendiri. Namun, kehadirannya belakangan ini mulai mendapat protes dari beberapa kalangan.

Pakaian seronok yang mereka kenakan jadi pemicunya. Selain itu, dalam agama tidak dikenal adanya jenis kelamin waria. Hanya ada laki-laki atau perempuan.

Nah, Pemerintah Kecamatan Bulukumpa kembali berencana menggelar gerak jalan indah. Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Remaja, Kelurahan Jawi-Jawi.

Tahun 2018 lalu, penolakan muncul dari kelompok Dai Muda Bulukumba yang menilai kehadirannya tidak perlu.

Anggota DPRD Bulukumba dari Dapil Bulukumpa dan Rilau Ale, Muh Jufri mencoba memberi jalan tengah. Dia tidak mempersoalkan jika kelompok waria juga ingin memeriahkan HUT RI.

loading...

Alasannya, setiap warga negara Indonesia memiliki hak yang sama dalam merayakan kemerdekaan.

Namun, ada catatan khusus. Panitia dan pemerintah kecamatan diminta mengingatkan kelompok waria agar menggunakan pakaian yang sopan dan proporsional.

"Misalnya, waria mengenakan pakaian adat yang menutup aurat sebagai laki-laki. Dan tetap menampilkan pakaian sewajarnya sebagai seorang laki-laki," kata legislator asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang kembali terpilih untuk periode 2019-2024 itu.

Pria kelahiran Jojjolo, 5 Oktober 1977 ini menyebut bahwa kehadiran kelompok waria dalam lomba gerak jalan termasuk dinanti-nantikan masyarakat. Makanya, perlu ada aturan yang jelas agar tidak saling merugikan sebagai warga negara.

Loading...
Loading...