Selasa, 06 Agustus 2019 17:07 WITA

CSIS-Tenggara Strategics: Grab Sumbang Rp5,2 Triliun untuk Ekonomi Makassar

Editor: Abu Asyraf
CSIS-Tenggara Strategics: Grab Sumbang Rp5,2 Triliun untuk Ekonomi Makassar
Centre for Strategic and International Studies (CSIS) bersama Tenggara Strategics menggelar acara diskusi publik manfaat ekonomi digital terhadap ekonomi Indonesia di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Selasa (6/8/2019).

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Centre for Strategic and International Studies (CSIS) bersama Tenggara Strategics menggelar acara diskusi publik manfaat ekonomi digital terhadap ekonomi Indonesia di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Selasa (6/8/2019).

Peneliti Ekonomi Tenggara Strategics, Stella Kusumawardhani mengatakan, diskusi ini merupakan hasil dari penelitian dan survei atas studi transportasi online yaitu Grab dengan menggunakan dua studi. 

"Studi pertama adalah survei yang menghitung kontribusi ekonomi dari pendapatan mitra di empat lini usaha Grab, yakni GrabBike, GrabCar, GrabFood, dan Kudo yang dilaksanakan di Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar. Studi kedua adalah penggunaan mahadata untuk menghitung surplus konsumen dari GrabBike dan GrabCar di Jabodetabek," katanya.

Hasil dari penelitian ini menyimpulkan, kehadiran Grab telah memberi kontribusi sebesar Rp48,9 triliun terhadap perekonomian Indonesia. Sedangkan perekonomian Makassar Grab berkontribusi sebesar Rp4,2 triliun pada tahun 2018.

"Makassar adalah salah satu kota terbaik performancenya jika dibandingkan dengan kota-kota lainnya di Indonesia. Cukup tinggi setelah Jakarta," tuturnya. 

loading...

Sementara itu, Direktur Eksekutif Tenggara Strategics, Riyadi Suparno mengatakan, perhitungan surplus konsumen dengan menggunakan analisis big data ini, pertama kali dilakukan di Asia Tenggara. 

"Hasil dari studi ini menujukkan bahwa manfaat yang dihasilkan perusahaan teknologi jauh lebih dari yang diharapkan. Sehingga perlu studi-studi sejenis untuk mengukur manfaat kehadiran perusahaan teknologi di Indonesia," ujarnya.

  

Loading...
Loading...