Senin, 05 Agustus 2019 15:15 WITA

Dituntut 10 Tahun Penjara, Terdakwa Kasus Kematian Taruna ATKP Ajukan Pleidoi

Penulis: Azwar Basir
Editor: Abu Asyraf
Dituntut 10 Tahun Penjara, Terdakwa Kasus Kematian Taruna ATKP Ajukan Pleidoi
Kuasa hukum, Muhammad Rusdi, Aisyah.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Muhammad Rusdi, terdakwa kasus pembunuhan taruna Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar telah menjalani sidang tuntutan Rabu (31/7/2019).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Muhammad Rusdi 10 tahun penjara.

Penasihat hukum terdakwa, Aisyah mengatakan, pihaknya akan menyampaikan pledoi atau nota pembelaan atas tuntutan 10 tahun penjara yang dijatuhkan tim jaksa penuntut umum kepada pihaknya.

Pihak terdakwa mengajukan pledoi setelah, keluarga korban keberatan dengan tuntutan JPU yang hanya 10 tahun penjara. Menurut keluarga korban, tuntutan itu sangat ringan harusnya dituntut 20 tahun penjara.

"Kami mengajukan pledoi karena keluarga korban tidak terima katanya terlalu ringan tuntunan JPU," ujar Aisyah.

Meksikpun pihaknya mengajukan pleidoi, penasihat hukum Muhammad Rusdi menilai pasal yang diterapkan jaksa dalam menuntut kliennya sudah benar. 

Aisyah mengatakan tindakan yang dilakukan Rusdi itu tidaklah terencana melainkan hanya kelalaian.

Loading...

Sehingga ia sepakat bila Rusdi dikenakan Pasal 338 KUHP. "Jadi pembelaannya tertulis minggu depan," singkatnya.

Terpisah, JPU Tabrani mengatakan ada beberapa alasan yang memberatkan dan meringankan sehingga jaksa menuntut hukuman 10 tahun penjara kepada Rusdi.

Hal-hal yang memberatkan itu seperti perbuatan Rusdi yang mengakibatkan Aldama meninggal dunia, bertentangan dengan hukum, dan mengakibatkan trauma berat kepada keluarga korban.

"Sementara hal-hal yang meringankan terdakwa mengakui perbuatannya, terdakwa sudah meminta maaf, tidak pernah dihukum sebelumnya, dan masih bisa memperbaiki perbuatannya," tutupnya.


 

Loading...
Loading...