Kamis, 01 Agustus 2019 12:54 WITA

Pria Beristri 5 yang Cabuli Anak 50 Kali Dapat Hadiah dari Sesama Tahanan di Malam Pertama

Editor: Abu Asyraf
Pria Beristri 5 yang Cabuli Anak 50 Kali Dapat Hadiah dari Sesama Tahanan di Malam Pertama
Sugeng Slamet saat diperiksa Kapolres Lumajang AKBP Dr Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH, Kamis (1/8/2019).

RAKYATKU.COM - Baru sehari berada di tahanan, Sugeng Slamet berubah jadi "gemuk". Wajah dan sejumlah bagian tubuhnya bengkak. Dia adalah pelaku pencabulan terhadap anak kandung.

Pria 44 tahun ini telah menyetubuhi anak kandungnya hingga 50 kali. Itu dilakukan sejak anaknya berusia 16 tahun tahun 2015 lalu. Sekarang putrinya sudah berusia 19 tahun.

Saat dijebloskan ke sel Mapolres Lumajang, tahanan lainnya pun merasa jengkel. Pada malam pertamanya di tahanan, Sugeng dapat hadiah dari tahanan lainnya tanpa diketahui petugas jaga.

Itu terjadi pada Selasa malam (30/7/2019). Wajahnya babak belur dan lebam. Mata dan bibirnya juga bengkak. Penganiayaan oleh sesama tahanan baru diketahui keesokan harinya, Rabu (31/7/2019).

"Personel yang berjaga sudah melakukan pengecekan hampir setiap jam. Namun, mungkin di sela-sela pengecekan tersebut narapidana yang lain merasa jengkel dengan perbuatan bejatnya mengeroyok Sugeng," kata Kapolres Lumajang AKBP Dr Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH, Kamis (1/8/2019).

loading...

Kapolres memisahkan Sugeng dengan tahanan yang lain. Polisi menempatkan Sugeng ini di ruang tahanan khusus dan terisolasi dengan para tahanan yang lain. 

Arsal mengatakan, tahanan yang sedang disel datang dari bermacam-macam kasus. Mulai dari maling motor, rampok, bahkan ada pula begal. 

"Tetapi tidak ada yang sekeji Sugeng yang menyetubuhi anak kandungnya. Bahkan, singa sekalipun yang merupakan raja hutan tak akan pernah mau memakan anaknya sendiri," tambah Arsal.

Kasus ini terungkap setelah putrinya melarikan diri dari sebuah hotel di Kecamatan Senduro, Sendiri (29/7/2019). Tapi Korban berhasil kabur dengan pura-pura ke kamar mandi dan kemudian kabur melalui jendela hotel dan melaporkan ke Mapolsek Senduro.

Loading...
Loading...