Selasa, 30 Juli 2019 14:25 WITA

Dipicu Harta Gono Gini, Begini Kronologi Saharuddin Bacok Mantan Suami Istrinya

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Aswad Syam
Dipicu Harta Gono Gini, Begini Kronologi Saharuddin Bacok Mantan Suami Istrinya
Samsul saat dirawat di RSUD Syekh Yusuf, Gowa.

RAKYATKU.COM, GOWA - Senin, 29 Juli 2019. Sore beranjak petang. Jarum jam menunjukkan pukul 17.30 Wita, ketika Samsul Alam Daeng Nompo tiba di rumah mantan istrinya, Nurbaya, di BTN Tamarunang Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa.

Samsul datang dalam keadaan sempoyongan. Mulutnya berbau alkohol. Tampaknya, Samsul mabuk berat.

Sementara itu, di dalam rumah. Selain ada Nurbaya, juga ada suami Nurbaya, Saharuddin.

"He...bagaimana pembagian harta gono gini kita," ujar Samsul meminta bagiannya.

Kedatangan Samsul dalam keadaan mabuk, membuat Saharuddin terusik. Dia lalu mengusir Samsul. Namun, Samsul tak mau pergi. Keduanya lalu cekcok mulut.

Cekcok mulut itu terus berlanjut hingga sekitar pukul 20.00 Wita. 

Saharuddin lalu meraih samurai dan membacok Samsul. Korban mencoba menangkis bacokan samurai pelaku. Akhirnya, tangannya terluka. 

Dia lalu jatuh tersungkur di tanah bersimbah darah. Melihat korbannya terjatuh, pelaku melarikan diri.

Sementara itu, beberapa warga yang melihat perkelahian itu, kemudian menghubungi polisi. Beberapa saat kemudian, petugas berhasil menangkap Saharuddin.

Loading...

"Pelaku telah diamankan di Mapolres Gowa," kata Tambunan, Selasa, 30 Juli 2019.

Sementara itu, Samsul saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, Gowa.

Kapolsek Somba Opu Kompol Syafei mengatakan, pelaku telah diamankan dan korban yang saat ini sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit tersebut.

"Tadi saya lihat korban tersebut mengalami luka serius di bagian jari. Tapi kami tadi terbatas untuk masuk (melihat korban) karena ada petugas medis dari rumah sakit dan saat ini pelaku sudah kami amankan dan di bawa ke Polres Gowa," katanya saat ditemui di RSUD Syekh Yusuf, Senin (29/7/2019).

Pantauan Rakyatku.com, sejumlah keluarga korban dan aparat kepolisian sedang berada di halaman rumah sakit untuk mengetahui hasil perawatan dari korban tersebut. Selain itu, sejumlah keluarga korban juga sempat mendatangi Mapolres Gowa, tempat pelaku diamakan di Mapolres tersebut.

Kassubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan mengatakan, berawal saat korban datang ke rumah mantan istrinya, Nurbaya untuk mempertanyakan harta gono gini dalam kondisi mabuk. Hal itupun membuat suami kedua Nurbaya, Saharuddin merasa terusik.

"Kami mengimbau seluruh keluarga korban untuk tidak melakukan tindakan balas dendam, dan mempercayakan penanganan kasus kepada Polres Gowa. Jangan main hakim sendiri serta balas dendam. Kami juga mengimbau seluruh warga agar tetap menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif," tambah Tambunan.

Loading...
Loading...