Selasa, 30 Juli 2019 02:00 WITA

Pramugari Tawarkan Layanan "Skidipapap" di Pesawat, Ngaku Gaji Tak Cukup

Editor: Nur Hidayat Said
Pramugari Tawarkan Layanan
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Pramugari mengaku menawarkan layanan mesum di pesawat. Dikutip Thrillist, pramugari tak jarang menjadi objek seksualitas. 

Kisah tentang Mile High Club atau orang-orang yang bercinta di dalam pesawat terbang pun masih jadi pembicaraan orang-orang.

Bahkan di Jepang, aktivitas bercinta di udara ini melibatkan pramugari.

Laporan Daily Mail menyebutkan sejumlah pramugari di Jepang pernah mengaku pada Shukan Post beberapa pilot meminta layanan mesum.

Pilot itu menggunakan kode tangan khusus untuk menunjukkan ketertarikan.

Para pramugari ini mengaku dibayar 450 dolar atau sekitar Rp6,3 juta untuk melayani pilot. Pramugari yang berusia kurang dari 30 tahun dikatakan bisa dibayar lebih mahal.

Loading...

"Pramugari yang bersedia melayani pilot kariernya bisa melesat," kata seorang pramugari seperti dikutip Shukan Post.

"Pramugari yang lain menawarkan layanan mesum dari perusahaan ke perusahaan, beberapa juga ada yang 'nyambi' jadi wanita tunasusila di luar, biasanya di Ginza," ungkap pramugari lain kepada Shukan Post.

Pemangkasan gaji dianggap menjadi biang kerok prostitusi di udara yang dilakukan pramugari di Jepang.

Dikutip Daily Mail, salah satu pramugari mengatakan prostitusi di udara (Mile High Club) di Jepang sebenarnya sudah tidak ada lagi, tetapi gaji pramugari yang dirasa tak cukup, membuat beberapa oknum pramugari menawarkan layanan mesum.

Loading...
Loading...