Senin, 29 Juli 2019 17:25 WITA

Sepeninggal Pemerintahan Zaidin, Bulukumba Berutang Rp30 Miliar Pertahun

Penulis: Rahmatullah
Editor: Aswad Syam
Sepeninggal Pemerintahan Zaidin, Bulukumba Berutang Rp30 Miliar Pertahun
Bupati Bulukumba AM Sukri A Sappewali dan Wakilnya Tomy Satria Yulianto

RAKYATKU.COM, BULUKUMBA - Pemerintah Kabupaten Bulukumba, harus mengucurkan anggaran sebesar Rp30 miliar per tahun, untuk menutupi utang daerah sejak ditinggalkan Zainuddin Hasan-Syamsuddin di masa pemerintahannya 5 tahun lalu.

Beberapa pembangunan proyek di Kabupaten Bulukumba, harus menjadi utang yang dibayar pada pemerintahan Andi Sukri Sappewali-Tomy Satria Yulianto. Seperti anggaran renovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulthan Dg Radja Bulukumba.

Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto mengaku, di awal pemerintahannya, dia bersama Bupati Bulukumba harus memutar otak untuk membayar utang itu. Apalagi di tengah tuntutan perkembangan daerah Kabupaten Bulukumba.

"Insyaallah 2020 sudah lunas. Tetapi sejak awal perintahan, kita sudah harus membayarmya sekitar Rp30 miliar," kata Tomy Satria, Senin (29/7/2019).

Pada periodenya kali ini, Tomy bahkan mengaku hanya memanfaatkan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bulukumba, serta bantuan dari provinsi dan pusat, meski beberapakali ditawari.

Loading...

"Ada banyak tawaran yang masuk, tapi beliau (AM. Sukri A Sappewali, red) menolaknya. Kita tidak mau membebani rezim selanjutnya," kata Tomy.

Di akhir pemerintahannya, Tomy mengaku masih memiliki pekerjaan yang sangat besar. Salah satunya, penyelesaian jembatan Bialo di Keluarahan Bentenge, Kecamatan Ujung Bulu, yang wajib selesai di masa pemerintahannya.

"Pemerintahan Sukri-Tomy harus selesaikan. Kita tidak mau tinggalkan beban untuk pemerintah selanjutnya," tambahnya.

Saat ini, pihaknya juga membangun komunikasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk pengerjaan proyek muara Sungai Bialo.

Loading...
Loading...