Kamis, 25 Juli 2019 15:29 WITA

Surya Paloh Goda Anies Baswedan, Gerindra: Jangan Menghayal

Editor: Abu Asyraf
Surya Paloh Goda Anies Baswedan, Gerindra: Jangan Menghayal
Anies Baswedan bersama Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.

RAKYATKU.COM - Manuver Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh mendapat tanggapan dari Gerindra. Parpol pengusung Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilgub DKI Jakarta itu meminta tidak menghayal.

Surya Paloh melakukan pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertepatan pertemuan Prabowo Subianto dengan Megawati Soekarnoputri, Rabu (24/7/2019). Isu NasDem akan mengusung Anies sebagai capres 2024 langsung menyeruak.

Dalam pertemuan di kantor DPP Partai NasDem itu, Paloh mengaku memberikan saran-saran kepada Anies agar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjalankan tugasnya dengan baik. 

Dia menganggap sosok Anies tak hanya dibutuhkan warga Jakarta, tetapi juga bangsa Indonesia. 

Wartawan pun menanyakan, apakah hal ini menandakan Paloh mendukung Anies sebagai gubernur DKI Jakarta. 

"Sudah pastilah dukungan. Secara politik, lahiriyah, batiniyah lah dukungan," ucap Surya sambil tertawa.

Wartawan kembali bertanya maksud pernyataan Paloh itu apakah berarti juga NasDem mendukung Anies untuk tahun 2024. "2024 kan tergantung Anies. Niatnya sudah pasti ada di situ, semua niat-niat baik harus terjaga asal baik," kata dia.

Loading...

Masih penasaran, wartawan kembali memperjelas. "Artinya NasDem siap mendukung Anies untuk 2024?"

"Insya Allah apabila semuanya seperti apa yang kita harapkan dukungan itu kan tidak bisa hanya datang dari pada satu kelompok termasuk satu institusi parpol Nasdem. Kita mengharapkan para pihak untuk anak-anak bangsa ini memenuhi kapasitas dan kapabilitas pemimpin negeri ini," tambah Paloh.

Menanggapi godaan Paloh itu, penasihat Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menyarankan Anies fokus mengurus Jakarta daripada memikirkan pilpres yang akan berlangsung lima tahun lagi. 

"Ya urus saja Jakarta dulu biar beres. Jangan tergiurlah, lebih baik laksanakan saja amanat yang sudah diberikan. Kan jauh lebih bagus dari pada menghayal," kata Taufik seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (25/7/2019).

Taufik mengatakan, presiden terpilih periode 2019-2024, yakni Joko Widodo, pun belum dilantik. Karena itu Taufik menegaskan bahwa wacana Anies menjadi calon presiden terlalu prematur untuk dibahas, apalagi Pilpres mendatang baru akan digelar pada 2024.
 

Loading...
Loading...